“Sekarang sedang kita data. Dan kita belum tau berapa jumlah guru di Karimun yang memenuhi persyaratan untuk mendapatkannya,” ujar Bakri, Rabu (18/11/2020).
Bakri menjelaskan, bantuan itu nantinya akan diberikan kepada guru-guru honorer yang belum mendapatkan bantuan BLT BPJS Ketenagakerjaan.
“Saat ini, kita harus mendata dulu, sekarang masih kita pelajari teknisnya. Apabila guru yang telah mendapatkan bantuan itu tidak bisa lagi mendapat bantuan ini,” katanya.
Bantuan secara terpusat itu akan menyasar sedikitnya 2.034.732 orang tenaga pendidik dan kependidikan antara lain terdiri dari 1,6 juta guru dan pendidik, 162.277 dosen dan 237.623 tenaga perpustakaan, tenaga laboratorium dan tenaga administrasi. (yra)
Baca juga: Pengawas TPS Diduga Tidak Netral, Ini Penjelasan Bawaslu Karimun





