Kapal kelapa selundupkan ekstasi Malaysia, diduga dikendalikan narapidana

Kapolres Inhil memberikan keterangan pers terkait pengungkapan penyelundupan pil ekstasi dari Malaysia menggunakan kapal bawa kelapa KLM Dumai Sentosa. (foto: abd)
Kapolres Inhil memberikan keterangan pers terkait pengungkapan penyelundupan pil ekstasi dari Malaysia menggunakan kapal bawa kelapa KLM Dumai Sentosa. (foto: abd)

Tak ingin berlama-lama, Satnarkoba Polres Inhil dibantu Ditresnarkoba Polda Riau langsung menuju Palembang untuk melakukan penangkapan.

Dari hasil koordinasi dengan aparat setempat, AS berhasil ditangkap di dalam Lapas tanpa perlawanan, Sabtu (15/11/20) malam.

Bacaan Lainnya

Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan SH, SIK, M.Hum dalam press rilisnya, Rabu (18/11/20) siang mengatakan, penangkapan itu berawal dari informasi masyarakat bahwa KLM Dumai Sentosa yang mengangkut kelapa dari Inhil menuju Malaysia sering membawa narkotika.

“Dari informasi itu Kasat Pol Air memerintahkan personel untuk melakukan penyelidikan,” kata AKBP Dian.

Pada 27 Oktober 2020, saat Polair melaksanakan patroli di perairan Pulau Burung menjumpai KLM Dumai Sentosa yang sering diduga membawa narkotika adapun dengan muatan kapal dengan keadaan kosong (tidak ada muatan).

Baca juga: Polres Inhil bongkar peredaran sabu dikendalikan narapidana

Total Views: 295

Pos terkait