Bupati mengungkapkan, aliran listrik yang masuk ke wilayah perdesaan, akan sangat bermanfaat dalam menunjang perekonomian, mulai dari mendorong industri rumah tangga hingga pengembangan produk turunan kelapa sebagai komoditas andalan daerah.
“Di samping itu, di sektor pendidikan, program ini juga akan menunjang peningkatan sumber daya manusia, memudahkan anak-anak kita belajar dan memperlancar proses pembelajaran di satuan pendidikan. Susah kalau tidak ada listrik, masih pakai pelita,” pungkas Bupati.
Sementara itu, Manajer UPT3 Rengat, Erwin Gunawan mengungkapkan, terima kasihnya atas dukungan Pemerintah Kabupaten Inhil beserta segenap masyarakat dalam menyukseskan program Desa Berlistrik PT PLN (Persero).
Dalam proses pemasangan listrik program Desa Berlistrik, diungkapkan Erwin, kondisi geografis Kabupaten Inhil menjadi tantangan tersendiri bagi pihak PLN. Medan yang sulit dan jauh untuk mencapai desa, dirasa cukup menghambat proses pemasangan listrik.
“Kita tahu, wilayah kita Kabupaten Inhil ini terdiri dari perairan, sungai, hutan dan rawa. Ini yang membuat kita agak sedikit sulit mengakses desa -desa. Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat tim kami untuk terus bekerja menerangi desa. Itu semua tak terlepas dari dukungan seluruh pihak. Sekali lagi Saya ucapkan terima kasih,” tutup Erwin.
Untuk diketahui, calon pelanggan dari 5 desa yang diresmikan di Kabupaten Inhil adalah sebanyak 1.000 pelanggan dari 12 travo. Dengan peresmian Desa Berlistrik kali ini, Rasio Elektrifikasi di Kabupaten Inhil seluruhnya meningkat hingga angka 94 persen. (abd)
Baca juga: Operasi Zebra Lancang Kuning di Inhil mulai digelar, ini sasarannya






