TEGAL, Jurnalterkini.id – Semangat kemerdekaan mulai terasa kental di Kelurahan Margadana, Kota Tegal. Deretan umbul-umbul merah putih berkibar, musik daerah menggema, dan keramaian warga memadati Halaman Kantor Kelurahan Margadana, Jalan Abdul Syukur, sejak Kamis sore (27/8/2026).
Di tempat itulah Pemerintah Kelurahan Margadana secara resmi membuka Bazar UMKM dan Rangkaian Kegiatan Peringatan HUT RI ke-81. Acara pembukaan dipimpin langsung oleh Sekretaris Kecamatan Margadana, Rodin, didampingi Lurah Margadana Slamet Sugiharto, dan Ketua Panitia HUT RI Kelurahan Margadana, Joko Margo Purnomo. Pembukaan ditandai dengan ceremony dan dilanjutkan peninjauan ke puluhan stan UMKM binaan warga.
Bazar yang digelar selama beberapa hari ini menjadi wadah bagi puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah untuk memamerkan produk terbaiknya. Mulai dari jajanan khas Tegal, kuliner kekinian, aneka kerajinan tangan, hingga karya kreatif warga lainnya terpajang rapi dan menarik perhatian pengunjung.
Tujuan utamanya jelas: membangkitkan roda perekonomian lokal sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.
“Ini bukan sekadar jualan. Ini ruang bagi warga untuk menunjukkan kreativitas dan kemandirian. Kami ingin UMKM Margadana naik kelas, dikenal luas, dan mampu bersaing,” ujar Rodin saat membuka acara.
Ia mengapresiasi sinergi yang terjalin antara kelurahan, panitia, dan masyarakat.
“Suksesnya acara hari ini adalah bukti nyata hebatnya sinergi antara kelurahan, panitia, dan seluruh warga. Terima kasih atas kerja kerasnya! Melalui bazar ini, kita buka ruang promosi seluas-luasnya agar UMKM Margadana makin tangguh, makin mandiri, dan produk-produk lokalnya makin dikenal luas,” terang Rodin.

Lurah Margadana, Slamet Sugiharto, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan terima kasih yang mendalam. Menurutnya, kemeriahan HUT RI ke-81 di Margadana tahun ini lahir dari semangat warga sendiri.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga dan pihak yang terlibat. Semua kegiatan perayaan HUT ke-81 RI di Kelurahan Margadana ini bukan kemauan panitia, melainkan murni atas dasar aspirasi, antusiasme, dan kemauan warga sendiri. Ini adalah pesta dari warga dan untuk warga,” tegas Lurah yang mirip Adam Suseno (Red. Suami Inul Daratista)
Pernyataan itu disambut tepuk tangan meriah dari warga yang sejak sore sudah memadati lokasi. Banyak di antara mereka datang bersama keluarga, menikmati suasana sambil berbelanja dan mencicipi kuliner.
Selain bazar, panitia juga menyiapkan rangkaian perlombaan khas 17-an seperti lomba catur, lomba karaoke, pucang miring, jalan sehat Karnaval, hingga panggung hiburan rakyat yang akan berlangsung hingga akhir Agustus.
Ketua Panitia, Joko Margo Purnomo, menyebut seluruh kegiatan dirancang agar semua kalangan bisa terlibat.
“Kami ingin kemerdekaan ini dirayakan bersama. Ada ruang untuk anak-anak lomba, ada ruang untuk UMKM berjualan, ada ruang untuk warga bersilaturahmi. Semoga semangat gotong royong ini terus hidup,” ujarnya.
Hingga malam hari, suasana di halaman kelurahan masih ramai. Lampu hias, tawa anak-anak, dan musik lomba karaoke menciptakan nuansa perayaan yang hangat dan meriah.
Melalui kegiatan ini, Kelurahan Margadana berharap semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan seremonial, tetapi juga diwujudkan dalam aksi nyata: menggerakkan ekonomi warga, memperkuat persatuan, dan menumbuhkan rasa cinta tanah air dari tingkat RT hingga kelurahan. (Yadi)





