Jadi Paket Strategis Pemkab Natuna, Pustu Tanjung Pala Akan Direhabilitasi

Natuna, JurnalTerkini.id – Pemerintah Kabupaten Natuna menyiapkan anggaran sebesar Rp500 juta untuk merehabilitasi Pusat Kesehatan Pembantu (Pustu) Tanjung Pala, Kecamatan Pulau Laut.

‎Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna, Hikmat Aliansyah, membenarkan bahwa rehabilitasi Pustu Tanjung Pala menjadi salah satu paket strategis Pemerintah Kabupaten Natuna pada 2026.

‎Hikmat mengatakan, kegiatan tersebut bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) bidang kesehatan dengan nilai anggaran Rp500 juta.

‎“Pekerjaannya belum berjalan, rencananya bulan depan, September,” ujar Hikmat saat dikonfirmasi, Kamis (27/8/2026).

‎Hingga saat ini, rehabilitasi tersebut belum memasuki tahap pekerjaan fisik. Pelaksanaan direncanakan mulai pada September 2026.

‎Hikmat menjelaskan, rehabilitasi dilakukan karena bangunan Pustu Tanjung Pala sudah tidak difungsikan dan kondisinya dinilai tidak layak digunakan.

‎Menurutnya, keberadaan Pustu memiliki peran penting dalam memperluas jangkauan pelayanan kesehatan dasar hingga tingkat desa atau kelurahan, khususnya bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan akses menuju Puskesmas induk.

‎“Keberadaan Pustu memiliki peran penting sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat dasar bagi masyarakat, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan akses menuju fasilitas kesehatan yang lebih besar,” jelasnya.

‎Karena itu, rehabilitasi Pustu Tanjung Pala diharapkan dapat mendukung kembali ketersediaan sarana pelayanan kesehatan bagi masyarakat khususnya di wilayah Desa Tanjung Pala.

‎Hikmat menerangkan, Pustu memiliki sejumlah fungsi dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.

‎Fungsi tersebut meliputi pelayanan kesehatan dasar, kesehatan ibu dan anak (KIA), pencegahan penyakit dan imunisasi, penyuluhan serta edukasi kesehatan, koordinasi Posyandu, hingga membantu proses rujukan pasien ke Puskesmas induk apabila membutuhkan penanganan lebih lanjut.

‎Hikmat berharap rehabilitasi tidak hanya memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah Pulau Laut.

‎“Dengan adanya rehabilitasi ini, fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan lingkungan pelayanan yang lebih layak dan mendukung tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (Ron)

Pos terkait