Pesantren Internasional Kauman Padang Panjang Gelar Penyembelihan Hewan Kurban, Jadi Sarana Pendidikan dan Penguatan Nilai Luhur

Pelaksanaan kurban di Pesantren Internasional Kauman Padang Panjang. (Foto Dion/Jurnalterkini.id).
Pelaksanaan kurban di Pesantren Internasional Kauman Padang Panjang. (Foto Dion/Jurnalterkini.id).

PADANG PANJANG, Jurnalterkini.id — Pelaksanaan ibadah kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang tidak hanya dijalankan sebagai kewajiban ibadah semata, melainkan dikemas menjadi wadah pembelajaran nyata sekaligus sarana penanaman nilai‑nilai mulia bagi seluruh warga lembaga pendidikan tersebut.

Melalui Kantor Layanan Lazismu yang berkedudukan di lingkungan pesantren, kegiatan penyembelihan dilaksanakan pada Kamis (28/5/2026) dengan jumlah hewan sebanyak 4 ekor sapi dan 2 ekor kambing.

Bacaan Lainnya

Rangkaian kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dibuka dengan penyampaian materi lengkap mengenai hakikat, hukum, serta tata cara pelaksanaan kurban yang benar sesuai ketentuan syariat Islam. Materi sekaligus peragaan langsung disampaikan oleh Ustadz Zulikfli di hadapan ratusan santri yang berkumpul.

Ia menjelaskan secara terperinci mulai dari niat yang benar, adab dan etika saat menyembelih, hingga syarat kelayakan kesehatan dan kondisi hewan yang boleh dikurbankan.

Para santri tampak sangat antusias dan memperhatikan setiap tahapan dengan saksama. Bagi mereka, pengetahuan dan keterampilan yang disampaikan menjadi bekal hidup yang sangat berharga, mengingat ibadah kurban merupakan bagian penting ajaran agama yang wajib dipahami dan diamalkan.

Setelah tahap penyembelihan selesai, terlihat semangat gotong royong yang tinggi; para guru, staf, dan seluruh santri bekerja sama memproses, memotong, dan mengelola daging hasil kurban dengan tertib, bersih, dan penuh rasa tanggung jawab. Keterlibatan langsung ini melatih mereka bekerja sama, disiplin, serta merasakan makna memberi dan berbagi secara nyata.

Mudir Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah, Dr. Derliana, M.A., menyampaikan rasa syukur mendalam atas kelancaran seluruh proses kegiatan berkat dukungan, kerja keras, dan kerjasama padu antara pengurus Lazismu, jajaran tenaga pendidik, serta seluruh warga pesantren.

Ia menekankan makna mendalam di balik kegiatan tahunan ini. Menurutnya, apa yang dilakukan hari ini adalah wujud nyata pendidikan karakter yang menjadi tujuan utama pendirian pesantren.

Nilai keikhlasan, semangat berkorban, rasa peduli terhadap sesama, serta mempererat ikatan persaudaraan antarumat, menjadi inti ajaran yang ditanamkan dan dipraktikkan langsung.

“Kami berharap semangat dan jiwa kurban ini tidak hadir hanya setahun sekali pada momen Idul Adha saja, melainkan melekat menjadi watak, budaya, dan kebiasaan dalam setiap langkah pengabdian dan pelayanan kita kepada masyarakat luas kapan saja dan di mana saja,” ujar Dr. Derliana.

Sasaran pembagian daging kurban diatur sedemikian rupa agar keberkahannya dapat dirasakan seluas‑luasnya. Ketua Kantor Layanan Lazismu Pontren Kauman, Ustadz Insan Adha Hasibuan, menjelaskan bahwa seluruh hasil pembagian disalurkan secara merata dan adil. Penerima tidak hanya terbatas di lingkungan lembaga pendidikan, melainkan meluas ke luar.

“Enam ekor hewan yang kita sembelih ini, baik sapi maupun kambing, bagiannya kami salurkan kepada santri, guru, karyawan, serta masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar wilayah pesantren. Prinsipnya satu: memastikan kebahagiaan dan manfaat hari raya ini dirasakan oleh semua pihak, terutama mereka yang memang berhak dan membutuhkan uluran tangan,” jelas Ustadz Insan.

Puncak acara berlangsung dalam suasana sangat akrab, hangat, dan penuh kekeluargaan. Seluruh elemen warga pesantren berkumpul di lapangan utama, duduk bersama menikmati hidangan makan siang yang diolah langsung dari daging kurban tersebut. Momen sederhana namun penuh makna ini semakin mengeratkan rasa persatuan dan kebersamaan di antara mereka.

Setelah jamuan selesai, panitia melanjutkan tugas menyalurkan bagian daging ke rumah‑rumah warga tetangga.

Melalui pelaksanaan kegiatan yang teratur, tertib, dan bermakna ini, Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah kembali menegaskan jati diri lembaganya tempat yang tidak hanya mencetak insan berilmu tinggi, tetapi juga manusia yang berakhlak mulia, berjiwa sosial tinggi, serta senantiasa hidup berdampingan serasi dan bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Total Views: 59

Pos terkait