Respons Keluhan Warga, BP Batam Perbaiki Jalan Rusak di Atas Underpass Pelita

BP Batam perbaiki jalan rusak
BP Batam mulai memobilisasi alat berat untuk memperbaiki jalan rusak di atas underpass Pelita, Jumat (22/5/2026). (humasbpbatam)

BATAM, JurnalTerkini.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus mengakselerasi penanganan infrastruktur dengan merespons cepat keluhan warga terkait jalan rusak. Salah satu buktinya terlihat pada perbaikan ruas Jalan Yos Sudarso, tepatnya di atas Underpass Pelita atau Terowongan Pelita.

Berawal dari aduan masyarakat terkait kondisi jalan yang dinilai membahayakan, langkah perbaikan langsung diambil oleh Direktorat Pembangunan Infrastruktur BP Batam.

Bacaan Lainnya

Direktur Pembangunan Infrastruktur BP Batam, Wulung Dahana, mengatakan bahwa proses perbaikan jalan tersebut dijadwalkan mulai berjalan pada Sabtu (23/5/2026) dan ditargetkan rampung dalam waktu satu minggu.

“Untuk saat ini, BP Batam sedang dalam proses persiapan peralatan pekerjaan. Dan malam ini akan langsung dimobilisasi ke lokasi,” ujar Wulung saat dikonfirmasi, Jumat (22/5/2026) sore.

Skema Arus Lalu Lintas Selama Perbaikan Jalan

Mengingat tingginya mobilitas masyarakat di kawasan tersebut, BP Batam telah menyusun skema arus lalu lintas agar aktivitas warga tidak lumpuh total:

  • Jalan Tetap Dibuka: Akses Jalan Yos Sudarso selama proses pengerjaan dipastikan tetap dibuka untuk umum.
  • Satu Lajur Bergantian: Arus kendaraan akan dibatasi dan hanya menggunakan satu lajur jalan secara bergantian.
  • Koordinasi Kepolisian: Skema pembagian lajur ini dilakukan setelah pihak infrastruktur berkoordinasi dengan kepolisian setempat.

Fokus Utama Pengerjaan dan Pola Kerja Respons Cepat

Wulung menjelaskan bahwa pengerjaan fisik di lapangan akan diawali dengan metode pembetonan kaku (beton rigid). Fokus utama dari proyek ini adalah mengembalikan kelayakan fungsi jalan demi menjaga keselamatan dan kenyamanan para pengguna jalan di Kota Batam.

Di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, pola kerja yang diterapkan saat ini mengedepankan kecepatan respons terhadap kendala di lapangan serta kedekatan dengan masyarakat. Setiap laporan dari warga kini menjadi prioritas utama untuk segera ditangani.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan selama proses perbaikan berlangsung. Kami juga berharap seluruh masyarakat dapat bekerja sama agar pengerjaan selesai tepat waktu,” pungkas Wulung. (/rom)

Total Views: 36

Pos terkait