TEGAL, Jurnalterkini.id – Sebanyak 635 anak dari seluruh kecamatan di Kabupaten Tegal mengikuti Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) IX tingkat kabupaten di Pendopo Amangkurat, Minggu (10/05/2026). Ajang ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tegal mencetak generasi Qurani yang berprestasi sejak usia dini.
Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menyatakan, FASI memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa yang religius, berakhlak mulia, serta bersemangat belajar dan berprestasi di tengah tantangan zaman.
Menurut Ischak, derasnya arus informasi di media sosial, maraknya permainan digital, dan penyebaran konten negatif menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua dalam mendidik anak.
“Anak-anak kita membutuhkan fondasi yang kuat sejak dini. Di tengah tantangan media sosial, game, dan berita negatif, mereka harus diarahkan pada kegiatan-kegiatan yang positif,” ujar Ischak.
Dalam konteks tersebut, ia menegaskan pentingnya peran lembaga pendidikan Al-Qur’an. Ischak menyampaikan apresiasi kepada Badan Koordinasi Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (Badko LPQ) Kabupaten Tegal atas kontribusinya dalam pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan Al-Qur’an.
Ia berharap FASI IX melahirkan generasi yang unggul secara intelektual sekaligus kuat secara spiritual dan sosial, mencintai Al-Qur’an, menghormati orang tua dan guru, serta berkeinginan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Semoga kegiatan ini melahirkan juara-juara unggulan yang dapat mewakili Kabupaten Tegal di tingkat provinsi maupun nasional,” katanya.
Harapan itu bukan tanpa dasar. Ketua Badko LPQ Kabupaten Tegal Khoirul Amin mengungkapkan, Kabupaten Tegal memiliki rekam jejak prestasi yang membanggakan di ajang FASI. Pada 2011, Kabupaten Tegal meraih juara umum tingkat Provinsi Jawa Tengah dengan tujuh medali emas, sekaligus menyumbangkan medali emas terbanyak bagi Jawa Tengah di tingkat nasional.
“FASI 2024, Kabupaten Tegal juga meraih juara umum kedua tingkat provinsi dengan lima emas. Kami ingin mengulang sejarah agar Kabupaten Tegal kembali menjadi juara umum hingga tingkat nasional,” ujar Khoirul.
Ia juga meminta dewan juri memberikan penilaian secara objektif dan adil demi memastikan peserta terbaik yang benar-benar layak mewakili Kabupaten Tegal.
Ketua Panitia FASI IX Kabupaten Tegal Samlawi menambahkan, tahun ini dipertandingkan 33 cabang lomba yang terbagi dalam 18 majelis perlombaan, dengan seluruh kecamatan mengirimkan pesertanya.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara sederhana dan efisien dengan memanfaatkan sejumlah ruangan di lingkungan Pendopo Amangkurat hingga kantor Pemerintah Kabupaten Tegal sebagai lokasi perlombaan, menyesuaikan kondisi anggaran yang tersedia.
Meski digelar dengan keterbatasan anggaran, semangat gotong royong seluruh pihak membuat FASI IX berjalan lancar dan meriah. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-425 Kabupaten Tegal. (Supriyadi)






