Sesi foto bersama dalam Kunjungan kerja Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Karyoto, di Balaidesa Ki Mandung, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Selasa malam, (214/26)./Dok Foto.Jk_Zed.(jurnalterkini id/Ponco)
Kabupaten Semarang, jurnalterkini.id — Suasana hangat dan dialogis mewarnai kunjungan kerja Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Karyoto, di Balaidesa Ki Mandung, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Selasa malam, 21 April 2026. Kegiatan bertajuk Ngopi Kamtibmas itu menjadi ajang memperkuat sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Acara tersebut turut dihadiri Direktur Pembinaan Ketertiban Masyarakat Korbinmas Baharkam Polri M. Rudy Syafirudin, Wakapolda Jawa Tengah Latif Usman, jajaran pejabat utama Polda Jawa Tengah, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Semarang, termasuk perwakilan TNI dan Polres Semarang.
Kapolres Semarang Ratna Quratul Ainy dalam sambutannya menegaskan bahwa institusinya terus melakukan transformasi pelayanan seiring perkembangan zaman. Menurut dia, dominasi generasi milenial dan Gen Z menuntut pendekatan kepolisian yang lebih terbuka, adaptif, dan berbasis digital.
“Pelayanan harus responsif, cepat, dan tepat sasaran. Kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci, termasuk peran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan,” kata Ratna.
Ia juga menyoroti pentingnya peran keluarga dalam mengawasi anak, terutama di tengah derasnya arus informasi di media sosial yang memengaruhi perilaku generasi muda.
Senada dengan itu, perwakilan Kodim 0714/Salatiga Mayor Infanteri Agung Budiono menekankan bahwa sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan fondasi utama stabilitas wilayah. Kehadiran aparat di tengah masyarakat, kata dia, menjadi faktor penting dalam membangun rasa aman.
Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan bahwa komunikasi Forkopimda selama ini berjalan harmonis. Hal itu tercermin dari keberhasilan pengamanan selama bulan Ramadan hingga perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.
“Pemerintah daerah akan terus mendukung tugas TNI dan Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Dalam sesi dialog interaktif, warga menyampaikan berbagai pertanyaan. Rinda, pelajar SMA Negeri 1 Bergas, menanyakan soal maraknya pencurian kendaraan bermotor. Menanggapi hal itu, kepolisian mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan serta memanfaatkan layanan darurat 110 untuk pelaporan cepat.
Pertanyaan lain datang dari Tri, warga Susukan, terkait perlindungan hukum bagi tenaga pendidik. Polisi menegaskan bahwa tindakan disiplin terhadap siswa harus dilakukan dengan persetujuan orang tua dan menghindari kekerasan, baik fisik maupun verbal.
Adapun warga lain, Rokhim, menyoroti kebiasaan remaja berkumpul hingga larut malam. Polres Semarang menyatakan akan meningkatkan patroli sekaligus mengajak orang tua lebih aktif mengawasi anak-anaknya.
Direktur Binmas M. Rudy Syafirudin mengapresiasi berbagai inovasi Polri dalam menjaga kamtibmas serta dukungan Pemerintah Kabupaten Semarang terhadap peran Bhabinkamtibmas dan Babinsa.
Menutup kegiatan, Karyoto menegaskan bahwa kehadiran Polri bersama TNI di tengah masyarakat merupakan bentuk nyata pelayanan publik. Ia juga membuka ruang kritik sebagai bagian dari evaluasi kinerja.
“Polisi harus hadir dengan jiwa penolong. Setiap kebaikan yang dilakukan akan kembali kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia mengajak warga untuk aktif berinteraksi dengan aparat serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Menurut dia, sinergi antara pemerintah, komunitas, pelaku usaha, akademisi, dan media menjadi kunci terciptanya situasi yang aman dan kondusif.
Sebagai penutup, Kabaharkam Polri menyerahkan secara simbolis rompi Polisi Masyarakat (Polmas) dan peralatan siskamling kepada perwakilan warga. Kegiatan ini menegaskan pendekatan humanis, dialogis, dan kolaboratif sebagai strategi utama menjaga keamanan di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.(Jk_Zed./PH)






