Dengan kreatifitas dan inovatif masyarakat menampilkan kereta hias mapun lampu colok dan lampu elektrik menjadi momen yang akan diagendakan pada tahun berikutnya. Dimana, pada tahun depan lebih meriah lagi.
” Luar biasa hasil karyanya. Insyallah, tahun depan akan kita gelar lebih meriah lagi,” tuturnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Karimun M Tahar mengungkapkan, pawai kereta hias akan mendapatkan hadiah secara keseluruhan mencapai Rp72 juta dengan hadiah tertinggi Rp16 juta dan terendah Rp8 juta.
” Dari jumlah peserta yang sedikit ini, maka kita usahakan yang tidak mendapat juara akan mendapatkan sagu hati nantinya,” ucapnya.
Sedangkan Kapolres Karimun AKBP Yunita Stevani mengatakan, pihaknya bersama TNI/Polres siap melakukan pengamanan selama malam takbiran sepanjang 29 kilometer. Kemudian, pada besok (Sabtu) pihaknya juga melakukan pengamanan dan pelayanan bersama TNI/Polres shalat Ied.
” Untuk pengalaman kita siap bersama TNI. Termasuk, siap siaga apabila ada bencana,” singkatnya.
Sedangkan pantauan dilapangan, animo masyarakat cukup tinggi dengan mengabadikan momen tersebut melalui telepon pintar. Adapun peserta yang ikut mencapai 12 peserta yaitu nama groupnya masjid jami Nurul YHuda Telaga Tujuh Karimun, masjid Fathul Jannah Bangun Sari Tebing, mushola Al Mujahidi, remaja masjid Baitul Karimun.
Perkumpulan Sopir Truk karimun, masjid Al Ubudiyah, paguyuban Keluarga Pacitan, musholla Hidayaturrahman, masjid Al Muhajirin, perkumpulan pemuda gang Awang Noor, persatuan kompang pemuda pemudi nurul iklas (PKPPNI) dan ikatan remaja masjid Nurul Huda.
” Cantik-cantik kereta hiasnya bang, momen yang sangat langka. Karena, setahun sekali, belum tentu saya bisa datang ke Balai lagi,” kata Wati warga Meral yang baru tiba dari Jakarta.(*/rdi)





