Prosesi Sungkeman Jadi Momen Mengharukan di Pelepasan Siswa Kelas IX SMPN 2 Dukuhturi

Siswa siswi kelas IX SMPN 2 Dukuhturi, Kabupaten Tegal, melakukan Prosesi Sungkeman, Minggu (30/05/2026). (Foto: Jurnalterkini.id/Supriyadi)

TEGAL, Jurnalterkini.id – Tangis dan air mata warnai pentas seni dan perpisahan siswa-siswi Kelas IX Tahun Ajaran 2025/2026 SMP Negeri 2 Dukuhturi, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal.
Sebanyak 218 siswa tampak meneteskan air mata saat mengikuti prosesi sungkeman kepada orang tua yang berlangsung di Gedung pertemuan Graha Bhakti Wiyata SMK Negeri 1 Adiwerna tersebut, Minggu (30/05/2026)

Prosesi sungkeman menjadi salah satu rangkaian acara paling menyentuh dalam kegiatan pelepasan tersebut. Para siswa secara serentak bersimpuh di hadapan orang tua mereka sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan terima kasih atas kasih sayang, serta perjuangan yang telah diberikan selama proses pendidikan.

Tangis haru pecah di sejumlah sudut ruangan tersebut, tidak hanya para siswa, tapi sejumlah orang tua yang hadir juga tampak tak kuasa menahan air mata saat memeluk anak-anaknya.

Kegiatan pelepasan dan perpisahan tersebut turut dihadiri para guru, orang tua siswa, komite sekolah, Kapolsek Dukuhturi, serta perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tegal.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an serta berbagai penampilan seni dari para siswa, di antaranya tari persembahan, pembacaan puisi, penampilan nyanyi solo, serta hiburan lainnya yang mendapat apresiasi dari tamu undangan.

Siti Qomariah, Kepala SMPN 2 Dukuhturi memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi

Kepala SMP Negeri 2 Dukuhturi, Siti Qomariah, S.Pd, M.Pd, menyampaikan pesan kepada para siswa yang telah menuntaskan pendidikan tingkat pertama agar terus menjaga nama baik sekolah dan guru saat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Jaga nama baik guru dan sekolah. Jagalah etika dalam perjalanan pendidikan kalian ke depan. Saya berharap seluruh siswa-siswi dapat meraih cita-cita dan menjadi orang yang sukses,” harap Siti Qomariah.

Lebih lanjut, Siti Qomariah menyampaikan permohonan maaf kepada orang tua jika selama tiga tahun masih banyak kekurangan dalam mendidik putra putrinya.

“Tiga tahun telah berlalu kami atas nama sekolah SMP Negeri 2 Dukuhturi menyampaikan permohonan maaf barangkali masih ada kekurangan dalam mendidik putra putri Bapak Ibu,” terang Qomariah.

Sementara itu, Ketua Panitia Idhot Bahtiar menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih, serta permohonan maaf kepada para guru, orang tua, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak atas dukungan,sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Ketua Komite SMP Negeri 2 Dukuhturi, Wihartono, saat ditemui awak media menyampaikan pesan kepada para siswa agar terus menghormati orang tua dan guru sebagai bekal dalam menjalani masa depan.

“Saya berharap siswa-siswi SMP Negeri 2 Dukuhturi dapat meraih cita-cita yang diinginkan, dan menjadi kebanggaan bagi orang tua serta guru,” paparnya.

Kegiatan pelepasan siswa kelas IX tersebut berlangsung khidmat dan penuh makna, menjadi momen yang tak terlupakan bagi para siswa sebelum meninggalkan bangku SMP dan melanjutkan perjalanan pendidikan ke jenjang berikutnya. (Supriyadi)

Total Views: 13

Pos terkait