Sementara itu Ketua PGRI Kabupaten Karimun, Pujo Suryono menuturkan paket sembako tersebut terdiri beras 5 kg, gula 2 kg, minyak goreng 2 liter, mie instan 5 bungkus, teh 1 kotak dan kopi 1 bungkus. Dengan total keseluruhan mencapai 220 paket sembako.
” Sumber bantuan bukan berasal dari pihak luar, melainkan murni dari sumbangan sukarela anggota PGRI yang menyisihkan sedikitnya satu kilogram beras dari milik pribadi untuk dibagikan kepada rekan sejawat yang membutuhkan,” ungkapnya.
Untuk penerima bantuan diprioritaskan bagi tenaga pendidik non-ASN yang benar-benar membutuhkan, terutama mereka yang hingga saat ini belum berkesempatan beralih status menjadi ASN PPPK.
” Biaya pembelian paket sembako berasal dari sumbangan sukarela dari ibu bapak guru yang menyumbangkan 1 kg beras, dimana kalau dinominalkan sebesar Rp15 ribu rupiah,” terangnya.(edy)





