Nurdin Basirun Apresiasi Kekompakan Warga Selat Gelam Jaga Tradisi Relegius

Nurdin Basirun didampingi Kades Parit Muhammad Rizli saat menyerahkan santunan kepada anak yatim-piatu.FOTO:EDY

“Terima kasih telah mengundang kami rombongan subuh keliling 757 NB acara kenduri arwah sekaligus penutupan sementara pengajian majlis taqlim Nurul Yaqin untuk menyambut bulan suci ramadhan. Saya rasa hal yang telah dilakukan dapat menjadi contoh untuk kita semua agar pengajian tetap dilakukan,” ujar Nurdin.

Nurdin juga menekankan pentingnya pelestarian tradisi kenduri sebagai wujud bakti kepada keluarga yang telah tiada.

Bacaan Lainnya

“Dengan kenduri ini tentunya membantu doa untuk keluarga kita yang telah mendahului kita. Tradisi ini perlu dijaga, mudah-mudahan doa kita dapat membantu meringankan arwah-arwah di alam kubur,” tekannya.

Nurdin menyoroti pentingnya kenyamanan fasilitas ibadah bagi masyarakat. Ia memuji swadaya masyarakat dalam membangun Masjid Jami’ Nurul Yaqin meski dengan keterbatasan dana yang ada.

“Fasilitas untuk pelaksanaan ibadah lebih nyaman, sehingga masyarakat yang melaksanakan ibadah lebih khusyuk. Dengan demikian kita tahu untuk tingkat desa, Masjid Nurul Yaqin ini sarananya sudah sangat lengkap walaupun daya listriknya belum cukup, namun dilakukan dengan apa adanya,” tutup Nurdin Basirun.

Sementara itu, Muhammad Rizli kades Parit mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan tradisi turun-temurun yang telah dilakukan selama puluhan tahun setiap menjelang bulan puasa. Selain sebagai ajang doa bersama, kegiatan kolektif ini juga bertujuan untuk efisiensi bagi warga.

“Tradisi ini sudah kami lakukan puluhan tahun setiap menyambut puasa. Untuk sementara majlis taqlim Nurul Yaqin kita tutup dengan doa arwah untuk meringankan biaya daripada harus dilakukan dirumah, namun bisa kita lakukan bersama-sana dan irit biaya,” akhiri Rizli.(edy)

Total Views: 430

Pos terkait