PADANG PANJANG, Jurnalterkini.id — Suasana Ballroom Hotel Grand Aulia berubah menjadi panggung kebanggaan dan haru luar biasa pada Kamis (21/05/2026). Ratusan wali murid dan tamu undangan berulang kali memberikan tepuk tangan meriah dan lantangan takbir saat berlangsungnya acara Haflah Khatam Tahfidz Al-Qur’an & Hadits Mi’ah Bukhari, Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang.
Momen paling menyentuh hadir saat Mudir Pesantren, Dr. Derliana, MA, menyampaikan sambutannya dengan suara bergetar, penuh rasa bangga sekaligus marwah seorang pemimpin pendidikan. Di hadapan seluruh hadirin, Dr. Derliana menegaskan bahwa generasi santri Kauman telah membuktikan sebuah kebenaran besar: bahwa Al-Qur’an bukan hanya kalamullah yang dijaga di dalam dada, tetapi juga motor penggerak yang mumpuni menaklukkan dunia akademik global.
“Hari ini kita menyaksikan sejarah. Santri kita tidak hanya menjaga kalamullah di dalam dada mereka dengan hafalan 30 juz dan hadits Bukhari, tetapi mereka juga membuktikan bahwa Al-Qur’an adalah motor penggerak prestasi akademik hingga mampu menaklukkan dunia,” ujar Dr. Derliana, yang disambut gemuruh tepuk tangan hadirin.
Apresiasi Tinggi untuk Sinergi Keluarga
Dr. Derliana secara khusus memberikan penghargaan tertinggi dan ucapan terima kasih kepada para wali santri yang dinilai menjadi pilar utama kemajuan pesantren. Penghargaan diserahkan kepada mereka yang aktif dan berkomitmen tinggi dalam menebarkan kepercayaan serta syiar kebaikan Kauman ke tengah masyarakat, yaitu:
- Bapak Jendri Hambali (Wali santriwati Aulia),
- Bapak Maklum Pelawi (Wali santri Patin Pelawi),
- Bapak Hendri Novigator, M.Pd. (Wali santriwati Shiren).
“Pesantren ini bisa terus tumbuh dan dikenal secara global salah satunya berkat syiar dan kepercayaan yang ditularkan oleh para wali santri sekalian. Terima kasih telah menjadi bagian dari syiar kebaikan Kauman,” puji Dr. Derliana.
Santri Kauman: Delegasi Peradaban Islam Masa Depan
Puncak kebanggaan tertuju pada capaian luar biasa para santri yang berhasil menembus perguruan tinggi bergengsi di luar negeri, bahkan bukan hanya di kawasan Timur Tengah. Dr. Derliana membeberkan deretan prestasi yang mengundang decak kagum:
- Abiyyu Arhab Baqir: Diterima di 18 universitas luar negeri
- Mayanggi Sephira: Diterima di 13 universitas luar negeri
- Wildan Rahmad: Diterima di 5 kampus internasional
- Mutia Hafidza Nofri: Diterima di 3 kampus internasional
- Fadhel Putra Nandes: Diterima di 1 kampus internasional
“Kalian adalah delegasi peradaban Islam masa depan,” tegas Dr. Derliana, diiringi lantangan takbir dari seluruh ruangan.
Selain menembus universitas dunia, momen haru juga terjadi saat pelepasan santri yang melanjutkan estafet keilmuan ke Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir (Universitas Islam paling prestisius di Dunia). Mereka adalah: M. Afdhal Zikra, Muhammad Ja’far Ashshidiq, Fachrul Hamdi Medha, M. Khairatul Rafif, Fadlan Muhammad Fajar Lubis, dan M. Aqli Sairud.
Penjaga Kalamullah dan Sunnah Nabi
Kekuatan spiritual tetap menjadi fondasi utama Kauman. Dalam acara ini, penghargaan istimewa diserahkan kepada lima santri yang menuntaskan hafalan 30 Juz dengan sempurna: M. Aqli Sairud, Farras Kamila Tsabit, Mayanggi Sephira, Tazkiya Balqis, dan Azizi Arif. Gelar Hafizh Terbaik tahun ini disematkan kepada Firzana Hafizha.
Keunggulan pesantren ini yang menggabungkan Al-Qur’an dan Hadits juga terlihat dari penghargaan Hafalan Hadits Terbaik, yang diraih oleh Fachrul Hamdi Medha (kategori Putra) dan Najwa Syifa Qalbi (kategori Putri).
Acara ditutup dengan pemberian penghargaan kepada puluhan santri berprestasi lainnya, antara lain Muhammad Rayhan, Velly Safitri, M. Tashdiq Bayelzi, Ridho Muhadil Iman, Alvy Syukri, Rifqi Aunur Rahman, Alhariri, Muhammad Ikhsan Febrian, Najmi Syifa Qalbi, Najmi Khalisya Dwi Zulfa, Muhammad Farid Bahir, Afdhalu Zikri, Aqil Dafa Jafinda, Najmi Husna Batubara, dan Sintia Ramadhani.
Sebagai penutup pesan yang menggetarkan hati, Dr. Derliana berpesan agar para wisudawan tetap rendah hati dan menjadikan ilmu sebagai kompas hidup.
“Keberhasilan dengan prestasi segudang ini barulah awal. Di luar sana, dunia yang sesungguhnya telah menunggu kontribusi nyata dari alumni Kauman Padang Panjang. Jaga shalat, jaga hafalan, dan tetaplah menjadi kader Muhammadiyah yang mencerahkan semesta,” pungkasnya, disambut standing ovation panjang dari seluruh hadirin.





