Lanjutnya, para petugas PLN terus bekerja secara optimal untuk mengakselerasi penyelesaian pemeliharaan PLTU Unit 2 sekaligus melakukan pemulihan pada unit pembangkit yang mengalami kendala. Dari tiga unit PLTD yang terdampak, saat ini satu unit telah berhasil dipulihkan dan mulai beroperasi meskipun belum pada kondisi optimal.
” Selain langkah jangka pendek tersebut, PLN juga menyiapkan rencana penambahan pembangkit pada tahun 2026 sebagai bagian dari penguatan sistem kelistrikan jangka panjang guna menjaga keandalan pasokan listrik di Karimun,” ungkapnya.
Dalam beberapa hari terakhir, beban puncak meningkat dari kisaran normal 30–31 MW menjadi 33–35 MW. Sejalan dengan adanya kendala operasional pada beberapa unit pembangkit, PLN melakukan manajemen daya pada periode beban puncak sebagai upaya menjaga keandalan sistem kelistrikan.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan memastikan seluruh upaya percepatan pemulihan terus kami lakukan,” paparnya.
PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan pasokan listrik yang andal dan berkualitas bagi masyarakat melalui penguatan sistem dan peningkatan keandalan infrastruktur kelistrikan secara berkelanjutan.(*/rdi)





