TKP Kecelakaan di tanjakan Jlegong, Desa Bedono, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Ahad pagi, (8/2/26)./Dok.Foto.Jk_Zed.(jurnalterkini.id/Ponco)
Kabupaten Semarang, jurnalterkini.id — Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua truk terjadi di tanjakan Jlegong, Desa Bedono, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Ahad pagi, 8 Februari 2026. Insiden tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani membenarkan peristiwa tersebut. Menurut dia, kecelakaan terjadi sekitar pukul 10.00 WIB saat dua truk melaju searah dari Temanggung menuju Bawen.
“Kendaraan yang terlibat adalah truk dump bermuatan pasir dan truk bak kayu,” kata Lingga saat dikonfirmasi, Ahad.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Semarang Iptu Handriani menjelaskan, kecelakaan bermula ketika truk dump bernomor polisi B 9850 TYV yang dikemudikan Prayitno, 60 tahun, warga Kabupaten Demak, mengalami gagal menanjak. Truk tersebut kemudian berhenti karena mesin mati.
Pengemudi truk dump sempat berupaya melakukan pengereman. Namun, kendaraan justru melaju mundur tak terkendali. Di belakangnya melaju truk bak kayu bernomor polisi B 9728 TDC yang dikemudikan Santoso, 45 tahun, warga Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
“Karena jarak sudah terlalu dekat, truk bak kayu tidak sempat menghindar dan tertabrak truk dump yang berjalan mundur. Akibatnya, truk bak kayu terperosok ke parit dengan kedalaman sekitar lima meter,” ujar Handriani.
Santoso meninggal dunia di lokasi kejadian karena terhimpit badan truk dump bermuatan pasir. Sementara itu, pengemudi truk dump selamat dan telah dimintai keterangan oleh petugas.
Hingga pukul 19.30 WIB, proses evakuasi kedua kendaraan masih berlangsung. Satlantas Polres Semarang mengerahkan tiga unit derek untuk mengangkat kendaraan dari lokasi kejadian. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Dinas Pemadam Kebakaran turut membantu proses evakuasi.
Akibat kecelakaan tersebut, arus lalu lintas di ruas jalan penghubung Semarang–Yogyakarta sempat mengalami antrean panjang. Untuk mengurai kepadatan, polisi memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan sistem buka-tutup dari kedua arah selama proses evakuasi berlangsung.(Jk_Zed./Hengky)





