Kakanwil Kemenkumham Tinjau Rutan Selatpanjang

Selatpanjang (Jurnal) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia (Kemenhum dan Ham) Provinsi Riau Drs Frans Richard Sugiyanto MM meninjau Rumah Tahanan Negara (Rutan) Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Kakanwil Kemenkumham Riau dalam kunjungannya, Selasa (31/3) juga berkunjung ke Kantor Imigrasi Selatpanjang dan menggelar pertemuan dengan Pemkab Meranti.

Rombongan setibanya di Pelabuhan Tanjung Harapan disambut Kepala Kantor Imigrasi Selatpanjang Tohadi dan Kepala Cabang Rutan Tahanan Negara Selatpanjang Wiwid Feryanto Rahadian bersama jajarannya.

Usai meninjau satu demi satu sarana dan fasilitas yang ada di Rutan, Frans Richard Sugiyanto kepada wartawan media ini mengakui jika kondisi sarana dan fasilitas yang ada di Rutan diakui paling bersih dan nyaman.

“Setelah melihat secara dekat ke masing masing tempat maupun sarana dan fasilitas yang ada, setelah saya bandingkan dengan lapas-lapas di berbagai wilayah kabupaten kota di Provinsi Riau, ternyata bisa saya simpulkan kalau Lapas Selatpanjang paling bersih,” ungkapnya.

Bahkan kalau saya menilai, Lapas Selatpanjang ini bukan saja paling bersih, tapi memberikan rasa nyaman bagi para penghuninya. Dan kenyamanan itu bisa dirasakan oleh banyaknya tanaman beraneka ragam bunga di tepian teras, apalagi keberadaan bunga yang ditanam diatas susunan pot itu semakin menambah rasa nyaman di hati jika melihatnya,” tuturnya.

Terkait kondisi ruangan tahanan dan sarana maupun fasilitas, ia mengatakan masih memadai dan layak sehingga turut mendorong pembinaan terhadap warga binaan.

“Kita ingin warga binaan itu, setelah kembali ke lingkungan mereka, dapat diterima oleh masyarakat. Dan upaya yang kita lakukan seperti memberikan pemahaman ilmu agama, menekankan pembinaan mental dan akhlak. Kalau bagi yang beragama Islam ya harus rajin menjalankan ibadah sesuai ajaran agamanya ditambah dengan kegiatan pengajian secara rutin,” tuturnya.

Selanjutnya.untuk mengkaryakan para warga binaan agar punya kemampuan dan skil diberbagai keterampilan,disini warga binaan dapat ilmu berbagai keterampilan, sehingga ilmu yang mereka pelajari dapat digunakan diluar sana, sekaligus bisa dijadikan sarana untuk mendapatkan penghasilan sebagai penopang kebutuhan hidup sehari hari.

Berdasarkan data yang dihimpun wartawan ini, Rutan Selatpanjang yang beralamat di Jalan Pelabuhan ujung itu, saat ini dihuni sebanyak 157 warga binaan, terdiri atas 6 orang masih berstatus titipan menunggu proses sidang, 53 orang warga binaan kelas A-1 sampai A-V, sisanya 104 orang masuk dalam tahanan kelas B.

Program keterampilan yang diberikan kepada para warga binaan seperti keterampilan tangan, miniatur kapal, mainan kunci, dan cinderamata, termasuk perbengkelan kendaraan roda dua, dan pelatihan pembuatan batako dan aneka kerajinan lainnya. (Isk)

Total Views: 195

Pos terkait