
“Pak Rafiq dari Golkar, dan Pak Anwar dari NasDem. Yakinlah setiap usulan pembangunan yang disampaikan ke pusat cepat disetujui, sebab Golkar dan Nasdem juga berkoalisi mendukung pemerintahan Pak Jokowi. Kita dukung karena program-programnya yang prorakyat,” tuturnya.
Sementara itu, Ady Hermawan mengatakan, sosok Aunur Rafiq juga sosok pemimpin yang mudah berkoordinasi sehingga setiap pembahasan program pembangunan berjalan dengan baik.
“Suka bermasyarakat, cepat tanggap. Dan apa yang disampaikan masyarakat juga tetap ditindaklanjuti,” katanya.
Menyinggung soal pemerataan pembangunan, Ady Hermawan mengatakan, Aunur Rafiq-Anwar Hasyim memiliki visi dan misi pemerataan, seperti listrik yang sudah dinikmati di setiap kecamaatan.
“Kemudian pembangunan jalan yang panjangnya mencapai 123 kilometer, sama dengan jarak dari Jakarta ke Bandung. Kegiatan-kegiatan yang prorakyat juga banyak dilakukan contoh di bidang perikanan dengan bantuan alat tangkap untuk nelayan dan lainnya,” katanya.
Dalam kampanye di Pulau Buru, pasangan ARAH juga didampingi politisi dari partai koalisi seperti M Tahir dari Partai Demokrat, Charli Donna Sitorus dari PKB serta para relawan pendukung lainnya. (rdi)





