Satlantas Polres Demak gelar giat Police Art di hari terakhir Operasi Zebra Candi 2025 di Alun – alun dan pasar krempyeng./Dok.Foto.M_E.(jurnalterkini.id/Ponco)
Demak, jurnalterkini.id — Satuan Lalu Lintas Polres Demak menutup rangkaian Operasi Zebra Candi 2025 dengan cara yang berbeda. Pada hari terakhir operasi, Minggu, 30 November 2025, jajaran Satlantas menggelar kegiatan bertajuk “Police Art” di dua titik keramaian, Alun-alun Demak dan Pasar Krempyeng.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kanit Kamsel Satlantas Polres Demak, Iptu Rohmat Sukoprihanto, bersama personel Ton Siaga 5 dan petugas pengamanan Alun-alun Demak. Pendekatan kreatif ini, kata Iptu Suko, dirancang untuk menyampaikan pesan keselamatan lalu lintas secara lebih humanis di penghujung operasi.
“Kegiatan ini bagian dari upaya menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dengan pendekatan yang mengayomi dan edukatif,” ujar Iptu Suko.
Ia menjelaskan, pemilihan dua lokasi padat pengunjung itu dimaksudkan agar pesan keselamatan dapat disampaikan langsung kepada masyarakat dalam suasana yang lebih rileks dan komunikatif.
“Di hari terakhir Operasi Zebra Candi 2025, kami memilih lokasi ramai agar masyarakat makin sadar pentingnya tertib berlalu lintas,” katanya.
Sepanjang operasi yang berlangsung 17–30 November 2025, Satlantas Polres Demak menyoroti delapan pelanggaran prioritas yang menjadi fokus pengawasan aparat, yakni:
- Melawan arus.
- Knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis.
- Balap liar.
- Pengendara di bawah umur.
- Menggunakan ponsel saat berkendara.
- Tidak mengenakan helm SNI atau sabuk keselamatan.
- Melebihi batas kecepatan.
- Berkendara dalam pengaruh alkohol.
Pada kegiatan Police Art, petugas mendatangi pedagang, pembeli, dan pengunjung di kedua lokasi untuk memberikan imbauan langsung agar selalu patuh terhadap aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
Iptu Suko berharap pendekatan kreatif yang melibatkan seni, interaksi, dan edukasi ini dapat meningkatkan kedisiplinan masyarakat di jalan.
“Kami ingin terwujud Kamseltibcarlantas yang optimal di wilayah Demak,” ujarnya.
(Munthohar_Ershi/PH)






