Program ini mencakup berbagai sektor, mulai dari kebutuhan dasar hingga penguatan ekonomi:
Infrastruktur dan Pelayanan Dasar: Optimalisasi air bersih, penanganan banjir, hingga transportasi publik terintegrasi seperti BRT dan LRT.
Sosial dan Pendidikan: Pemberian seragam gratis untuk siswa SD hingga SMP, bantuan bagi lansia, serta beasiswa untuk pelajar dan mahasiswa berprestasi.
Ekonomi Rakyat: Penguatan dukungan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) melalui program pinjaman tanpa bunga hingga Rp20 juta.
“Program ini bukan sekadar janji, tapi peta jalan pembangunan Batam lima tahun ke depan. Kami ingin menghadirkan kota yang inklusif, sehat, dan produktif,” tegas Amsakar.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara kemajuan ekonomi dan kelestarian lingkungan, termasuk melalui pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan pembangunan pusat seni budaya paguyuban.
Amsakar mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk menjaga semangat kebersamaan.
“Batam hanya akan maju bila kita bersatu dalam visi yang sama. Dengan sinergi yang kuat antara Pemko dan BP Batam, kami optimistis 15 program prioritas ini dapat terwujud dan memberi manfaat nyata bagi seluruh warga,” katanya. (*/rdi)





