M. Shadiq Pasadigoe Apresiasi Kearifan Lokal dan Potensi Ekonomi Kenagarian Batu Bulek

M. Shadiq Pasadigoe saat bersilaturahmi Masyarakat di Nagari Batu Bulek, Kab Tanah Datar, Jum'at (5/9/2025). (Dok ist).
M. Shadiq Pasadigoe saat bersilaturahmi Masyarakat di Nagari Batu Bulek, Kab Tanah Datar, Jum'at (5/9/2025). (Dok ist).

KAB TANAH DATAR, Jurnalterkini.id — Suasana hangat terasa ketika Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi NasDem, Ir. M. Shadiq Pasadigoe, SH., MM, bersilaturahmi dengan masyarakat Kenagarian Batu Bulek dalam rangka kunjungan daerah pemilihan (kundapil) pada Jum’at (15/09/2025).

Warga menyambut dengan penuh keakraban, menandakan eratnya hubungan antara pemimpin daerah dengan masyarakat yang diwakilinya.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Shadiq mengapresiasi kuatnya kebudayaan dan tradisi gotong royong yang masih terpelihara di tengah masyarakat Batu Bulek. Ia menilai nilai-nilai kearifan lokal itu merupakan warisan Minangkabau yang harus dijaga.

“Segala sesuatu yang berkaitan dengan kepentingan umum, termasuk membangun fasilitas umum, dikerjakan bersama-sama dengan gotong royong. Bahkan ketika musibah menimpa, masyarakat di sini tidak pernah meninggalkan rasa kebersamaan. Itulah yang kita kenal dalam pepatah Minang, kaba buruak bahamburan, kaba baik bahimbauan,” ujar Shadiq.

Tak hanya soal budaya, Shadiq juga mendengarkan langsung aspirasi warga. Salah satu yang mengemuka adalah harapan dari kelompok pengolah air nira menjadi gula aren. Warga meminta dukungan dalam hal teknologi pengolahan serta akses pemasaran yang lebih luas agar produk mereka mampu bersaing di pasar.

Menanggapi hal itu, Shadiq menyatakan komitmennya untuk membantu mencarikan solusi. Menurutnya, gula aren adalah salah satu produk unggulan yang dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi lokal.

“Potensi gula aren di Batu Bulek ini luar biasa. Jika pengolahannya lebih modern dan pemasarannya diperluas, tentu akan memberi nilai tambah yang signifikan. Ini bukan hanya soal produk, tapi juga tentang kesejahteraan masyarakat. InsyaAllah kita akan perjuangkan bersama,” tegasnya.

Kunjungan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi langsung kepada wakil rakyatnya. Shadiq menekankan pentingnya mendengar suara rakyat di nagari-nagari, karena dari sanalah muncul gagasan untuk pembangunan yang lebih berkeadilan.

“Tradisi gotong royong dan solidaritas sosial masyarakat Batu Bulek adalah modal sosial yang sangat berharga. Tinggal bagaimana kita mengembangkan potensi ekonominya agar semakin kuat. Saya percaya, dengan kebersamaan, masyarakat di sini akan semakin maju dan sejahtera,” tutupnya. (Diona Arvoni).

Total Views: 943

Pos terkait