Sesi Foto bersama dalam acara Harmonisasi Hubungan Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat tingkat kecamatan Karangawen di aula lantai dua kantor kecamatan karangawen./Dok.Foto.(jurnalterkini.id/Ponco)
Demak, jurnalterkini.id — Pemerintah Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, menggelar forum dialog bertajuk Harmonisasi Hubungan Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat, Rabu pagi di aula lantai dua kantor kecamatan. Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi lintas elemen dalam menyikapi berbagai persoalan sosial yang mengemuka di tengah masyarakat.
Forum ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Demak, Akhmad Sugiharto, Camat Karangawen Ali Mahbub, kapolsek karangawen AKP. Mujiono, para kepala desa se-Kecamatan Karangawen, serta sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Sekda Akhmad Sugiharto menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan elemen masyarakat dalam menciptakan stabilitas sosial yang kondusif. Ia menyebut tokoh agama dan masyarakat sebagai pilar penting dalam menjaga moralitas dan membangun kesadaran kolektif.
“Di tengah derasnya arus informasi dan tantangan sosial, seperti maraknya kenakalan remaja dan penurunan kepedulian terhadap pendidikan, kita semua dituntut hadir secara nyata di tengah masyarakat. Sinergi adalah kunci,” ujarnya.
Isu pendidikan dan kenakalan remaja menjadi topik utama yang mencuat dalam diskusi. Sejumlah peserta menyoroti perlunya pengawasan lebih intensif terhadap pergaulan remaja serta peningkatan literasi di lingkungan keluarga dan sekolah. Para tokoh agama pun menyatakan komitmennya untuk aktif memberikan pengajaran moral dan spiritual dalam berbagai forum keagamaan.
Camat Karangawen Ali Mahbub menyampaikan bahwa kegiatan ini akan menjadi agenda rutin dalam rangka memperkuat peran serta masyarakat dalam pembangunan sosial di tingkat kecamatan.
“Kita ingin membangun ruang dialog yang hidup antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat. Bukan hanya membahas persoalan, tetapi juga merancang solusi bersama,” kata Ali.
Dialog ditutup dengan komitmen bersama untuk mempererat koordinasi antar unsur di tingkat desa, meningkatkan kegiatan positif bagi remaja, serta mendorong sekolah dan orang tua untuk lebih aktif dalam pembinaan karakter generasi muda.(PH)






