Dari kiri ke kanan, Ketua PWI Jateng Amir Machmud NS, komisioner KPU Muslim Aisha, Ketua KPU Jateng Handi Tri Ujiono, dan komisioner KPU Mey Nurlela, saat peluncuran buku “Ora Sengketa Ora Enak – Potret Pertarungan Menuju Jateng-1” oleh KPU Jateng,/Dok.Foto Ist.(jurnalterkini.id/Ponco)
SEMARANG, jurnalterkini.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah meluncurkan sebuah buku berjudul “Ora Sengketa Ora Enak – Potret Pertarungan Menuju Jateng-1” pada Jumat (18/4), bertempat di Hotel Kotta Semarang. Buku ini merupakan hasil kolaborasi antara KPU Jawa Tengah dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah.
Acara peluncuran buku dikemas dalam format launching dan bedah buku, yang dihadiri oleh Ketua KPU Jateng Handi Tri Ujiono, Ketua PWI Jateng sekaligus editor buku Amir Machmud NS, serta dua komisioner KPU lainnya, Muslim Aisha dan Mey Nurlela. Turut hadir Ketua Mapilu PWI Sugayo Jawama beserta jajaran, serta sejumlah wartawan senior.
Ketua KPU Jateng, Handi Tri Ujiono, menjelaskan bahwa buku setebal 178 halaman ini merupakan refleksi atas dinamika Pilgub Jawa Tengah 2024. Meski secara umum berlangsung lancar, Pilgub kali ini mencatat sejarah tersendiri karena untuk pertama kalinya hasil pemilihan digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK).
“Gugatan memang akhirnya dicabut, namun proses ini memberi pelajaran penting bagi KPU dalam menghadapi dinamika demokrasi elektoral. Buku ini menjadi warisan penting, karena merekam pengalaman berharga terkait sengketa pemilihan. Judulnya memang terdengar nyeleneh, tapi sangat menggambarkan kenyataan di lapangan,” ujar Handi.
Dalam sesi bedah buku, Komisioner KPU Muslim Aisha menyoroti momen krusial ketika pasangan calon mencabut gugatan mereka ke MK.
“Semua pihak merasa lega. Dari situ kami belajar untuk tetap siap menghadapi segala kemungkinan, termasuk yang tidak terduga,” katanya.
Sementara itu, Amir Machmud NS menyebut proses penyusunan buku ini berlangsung dalam waktu yang singkat, namun tetap menjaga kualitas isi.
“Seperti kisah Bandung Bondowoso, waktunya mepet tapi hasilnya tetap maksimal. Semoga buku ini bisa menjadi rujukan berharga bagi para penyelenggara pemilu maupun bacaan edukatif untuk pemilih pemula,” ujar Amir.
Buku ini turut dilengkapi sambutan dari Ketua KPU RI, Mochamad Afifuddin, serta epilog dari anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Ida Budhiati, yang menyebut bahwa Jawa Tengah telah menjadi episentrum politik dalam gelaran Pilkada 2024.(PH)






