Yon Machmudi, pengamat timur tengah dari Universitas Indonesia menilai jika semua negara anggota OKI konsisten tidak melakukan segala jenis hubungan dengan Israel, maka ini akan berdampak langsung terhadap perekonomian Israel, dan bukan tidak mungkin perekonomiannya menjadi terpuruk.
Selain itu, lanjut Yon, OKI bisa mengevaluasi kembali hasil kerja enam negara yang pernah ditunjuk mewakili OKI untuk berunding untuk mengakhiri Perang Gaza, yakni Arab Saudi, Yordania, Mesir, Qatar, Turki dan Nigeria.
Dia mengharapkan seruan pemutusan segala bentuk hubungan hubungan dengan Israel dan seruan mengeluarkan Israel dari keanggotaan PBB bisa diadopsi sebagai salah satu keputusan dari KTT luar biasa OKI-Liga Arab di Riyadh ini.
“Kalau suatu negara anggota PBB tidak menaati aturan-aturan yang ditetapkan oleh PBB dalam bentuk resolusi, hukum internasional, dan bahkan kemudian menganggap berbagai agensi, i termasuk UNRWA dan UNIFIL, tidak lagi representasi PBB, artinya negara itu tidak layak lagi menjadi anggota,” tuturnya. [voa]
Jaringan: VOA






