Jumlah pengidap akan meningkat tiga kali lipat dalam 50 tahun ke depan. ADI adalah federasi asosiasi-asosiasi Alzheimer sedunia, yang memberikan dukungan bagi penderita demensia dan keluarga mereka.
Alzheimer adalah penyakit saraf penyebab demensia yang paling umum.
Di Inggris, demensia merupakan krisis perawatan kesehatan dan sosial terbesar. Diperkirakan satu dari tiga orang yang lahir di Inggris akan didiagnosis menderita demensia dalam hidupnya, menurut lembaga amal Alzheimer’s Society.
Gambaran serupa terjadi di seluruh dunia. Pada Hari Alzheimer Sedunia yang diperingati setiap 21 September, masyarakat dunia berkesempatan merenungkan penyakit yang kejam ini dan mempertimbangkan apa yang dapat dilakukan, baik secara klinis maupun dalam hal pencegahan.
Edo Richard adalah profesor neurologi dan ahli saraf klinis di Radboud University Medical Centre, Belanda. Baru-baru ini ia berada di Cambridge, Inggris, sebagai bagian dari proyek yang tengah dikerjakannya bersama University of Cambridge untuk meneliti teknik pencegahan demensia yang etis.
Dalam peran klinisnya, ia menangani banyak pasien Alzheimer dan keluarga mereka. Para pasien yang pertama kali menemuinya kerap dirujuk anggota keluarga yang prihatin, dan yang paling umum adalah pasien itu cepat lupa.
“Dan yang umum terjadi adalah gangguan daya ingat ketika orang menceritakan sesuatu yang baru saja mereka ceritakan setengah jam yang lalu. Atau mereka bertanya dan mengulang pertanyaan itu beberapa kali sehari. Atau mereka lupa janji pertemuan. Atau yang relatif sering, orang itu juga semakin tidak mengenal waktu sehingga lupa kalau ada jadwal pertemuan atau bertanya pada pagi hari: “Kapan kita harus pergi?” padahal pertemuannya pada sore hari.”
Profesor Richard menggambarkan Alzheimer dan demensia sebagai “penyakit yang kejam dan menghancurkan” karena pasien kehilangan kendali dan dampaknya terhadap suasana hati, ingatan, dan kepribadian. Membandingkannya dengan penyakit umum lainnya, ia mengatakan, Alzheimer memiliki dampak yang sangat tidak menyenangkan bagi pasien dan keluarga mereka.
“Jika Anda pernah mengalami serangan jantung dan setelahnya Anda cacat fisik karena setelah berjalan 100 meter, Anda sesak napas. Itu disabilitas yang parah, tetapi Anda tetap orang yang sama. Dan kehilangan hakikat diri sebagai manusia adalah salah satu hal yang paling ditakuti. Ini bisa dimengerti, karena begitulah cara kita bertahan, berkomunikasi, berpikir, inilah diri kita.”
Profesor Carol Brayne adalah pakar epidemiologi di Cambridge Public Health. Ia membantu melakukan penelitian dan mendapati bahwa 850.000 orang di Inggris menderita demensia.
Patologi Alzheimer bisa rumit, terutama pada skala dan jumlah yang terlibat.






