Karimun, JurnalTerkini.id – Ketua Paguyuban Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) Yusriana Susanti menyebutkan, peluang kerja sama usaha di Johor, Malaysia, sangat terbuka.
“Sangat terbuka. Ini menjadi peluang bagi pelaku UMKM di Karimun untuk memasarkan produknya di sana,” kata Yusriana Susanti di Tanjung Balai Karimun, Selasa (3/9/2024).
Ina, sapaan sehari-hari Yusriana Susanti mengatakan hal itu setelah Paguyuban UMKM Karimun mengikuti Festival Majestic Johor di Puteri Harbour selama 5 hari, mulai 28 Agustus hingga 1 September 2024 lalu.
“Festival ini menambah wawasan bagi para pelaku UMKM Karimun. Dan alhamdulillah, kita (Paguyuban UMKM Karimun) bisa menjual dengan cukup laris produk-produk Karimun di festival ini. Dan, paling penting bisa menambah mitra usaha sesama pelaku UMKM di Johor,” tuturnya.
Paguyuban UMKM Karimun merupakan wadah pembinaan terhadap pelaku UMKM untuk melakukan ekspo saat ada festival atau pameran baik itu dalam negeri maupun luar negeri.
Kehadiran UMKM Karimun diprakarsai Bea Cukai, dinas-dinas terkait yang ada di Pemkab Karimun, KSOP Kelas I Tanjung Balai Karimun, perbankan dan Kantor Kemenag Karimun.
“Nah, pelaku UMKM Karimun dalam kesempatan tersebut juga dibawa oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor untuk bertemu dengan bayer-bayer. Untuk melihat produk-produk UMKM Karimun apa saja yang laku disana,” ungkapnya.
Masih kata Ina lagi, pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada sponsor yang telah mendukung Paguyuban UMKM Karimun yang telah mengiktui Festival Majestic Johor di Puteri Harbour seperti Bea Cukai, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan ESDM Karimun, perusahaan air kaleng karimun dan anggota DPRD Kepri terpilih.
“Paling penting produk UMKM Karimun bisa eksis di negara tetangga. Sebab, potensi kerjasama sangat besar antara UMKM Karimun dengan pelaku usaha di Johor,” ucapnya.
Sementara itu dr Jusrizal saat dimintai tanggapannya mengungkapkan, bahwa dia memberikan dukungan terhadap para pelaku UMKM di Kepri, khususnya di Kabupaten Karimun sehingga bisa memberikan nilai positif bagi UMKM itu sendiri.
“Ketika UMKM maju secara otomatis membuka lapangan kerja, selain itu bisa memberikan contoh kepada generasi muda untuk membangun UMKM baru,” singkatnya. (yra)





