Ilmuwan Identifikasi Jamur Pemakan Plastik: Harapan Mengurangi Polusi Laut

Polisi Perlindungan Lingkungan Hidup membersihkan pantai dari sampah-sampah dalam rangka peringatan Hari LIngkungan Internasional, di pinggiran Kota Kolombo, Sri Lanka, 5 Juni 2020. (Foto: Lakruwan/Manniarachchi/AFP)
Polisi Perlindungan Lingkungan Hidup membersihkan pantai dari sampah-sampah dalam rangka peringatan Hari LIngkungan Internasional, di pinggiran Kota Kolombo, Sri Lanka, 5 Juni 2020. (Foto: Lakruwan/Manniarachchi/AFP)

NEUGLOBSOW, Jerman – Para ilmuwan di Jerman telah mengidentifikasi jamur pemakan plastik yang dapat memberikan secercah harapan dalam mengatasi masalah jutaan ton sampah yang mencemari lautan dunia setiap tahun.

Namun mereka memperingatkan bahwa pekerjaan mereka kemungkinan hanya sebagian kecil dari penyelesaian masalah polusi plastik. Mereka menambhakan bahwa masih ada kebutuhan untuk mengurangi kemasan makanan dan sampah lainnya agar tidak masuk ke lingkungan karena sampah plastik membutuhkan puluhan tahun untuk terurai.

Bacaan Lainnya

Sebuah analisis yang dilakukan di Danau Stechlin di timur laut Jerman menjelaskan bagaimana jamur mikro dapat tumbuh subur pada beberapa plastik tanpa sumber karbon lain untuk dimakan. Ketua tim analisis menjelaskan hal dengan jelas menunjukkan bahwa beberapa dari mereka mampu mendegradasi polimer sintetis.

“Temuan paling mengejutkan dari pekerjaan kami … adalah bahwa jamur kami dapat tumbuh secara eksklusif pada beberapa polimer sintetis dan bahkan membentuk biomassa.” kata Hans-Peter Grossart, yang merupakan kepala kelompok penelitian di Institut Ekologi Air Tawar dan Perikanan Pedalaman Leibniz, kepada Reuters TV.

Grossart yakin bahwa mikroba penghancur plastik dapat digunakan di pabrik pengolahan limbah atau fasilitas lain dengan kondisi terkendali. Namun, jamur tetap tidak mungkin menjadi solusi utama untuk membendung banjir limbah global.

Total Views: 883

Pos terkait