Karimun, JurnalTerkini.id – PT Pelabuhan Karimun (Perseroda) menyebutkan bahwa tarif parkir progresif yang berlaku di area parkir Pelabuhan Sri Tanjung Gelam, Tanjung Balai Karimun masih paling rendah di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
“Parkir di 10 menit pertama gratis, setelah itu baru kita tarik sebesar Rp1.000, dan selanjutnya dihitung secara progresif berapa lama kendaraan itu parkir. Retribusi parkir Tarif kita ini masih paling rendah se-Kepri. Di Batam atau Tanjungpinang sudah sebesar Rp3.000,” kata Direktur Operasional PT Pelabuhan Karimun (Perseroda), H Aprilzal di kantornya pada Senin (15/7/2024).
Baca jurnal berita Karimun berikut: Pelabuhan STG Berlakukan Tarif Progresif Parkir Mulai Februari, Ini Besarannya
H Ical, sapaannya sehari-hari, pro dan kontra soal pemberlakuan tarif parkir progresif di pelabuhan antarpulau tersebut, merupakan hal yang wajar.
Namun dia mengklaim lebih banyak yang pro karena tarif parkir progresif memberikan dampak positif bagi penataan kawasan pelabuhan yang terletak di Jalan Nusantara, Tanjung Balai Karimun.
“Pendapatan kita tentu bertambah dengan pemberlakuan tarif progresif ini. Namun yang terpenting untuk penataan dan mengurai kepadatan, kecuali pada hari besar seperti Idul Fitri, itu sudah pasti ramai lah ya,” katanya.
Dengan pemberlakuan tarif progresif, kata dia, maka volume kendaraan yang parkir berkurang sehingga kendaraan bisa leluasa keluar masuk area pelabuhan.
“Kalau sebelumnya ambulans susah masuk, sekarang sudah bisa. Dan alhamdulillah, sekarang mobil juga sudah bisa mutar sampai ke ujung,” katanya.
Untuk menampung lebih banyak kendaraan yang parkir, H Ical mengatakan bahwa pihaknya juga telah menyewa lahan milik klenteng atau vihara yang terletak di sampingi pelabuhan.
“Lahan ini kita sewa untuk parkir kendaraan. Sehingga jumlah kendaraan yang parkir lebih banyak, dan tentu untuk kenyamanan dan keleluasan keluar masuk kendaraan maupun penumpang,” kata H Ical. (jms)





