SPBE Beroperasi, Warga Karimun Berharap HET Gas Elpiji Subsidi Disesuaikan

Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) PT Palugada Karimun Sejahtera (PKS) di Sememal, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Meral Barat mulai uji coba pengisian gas elpiji 3 kilogram, Senin (1/7/2024). (JurnalTerkini.id/edy kencana)
Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) PT Palugada Karimun Sejahtera (PKS) di Sememal, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Meral Barat mulai uji coba pengisian gas elpiji 3 kilogram, Senin (1/7/2024). (JurnalTerkini.id/edy kencana)

Karimun, JurnalTerkini.id – Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Sememal, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau telah beroperasi pada 1 Juli 2024.

Baca jurnal berita Karimun berikut: SPBE Sudah Beroperasi, Pendistribusian Dilakukan ke Agen di Pulau Karimun Besar

Bacaan Lainnya

Pengoperasian SPBE ini tentu akan mengurangi biaya pengangkutan gas elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram yang selama ini diisi di Pertamina Tanjung Uban.

Terkait hal itu, beberapa warga di Karimun berharap ada penyesuaian harga eceran tertingggi (HET) gas elpiji subsidi ukuran 3 kilogram, sehubungan dengan telah beroperasinya SPBE.

“Harga gas elpiji 3 kg sekarang sudah mencapai Rp25.000 per tabung, kami berharap harga ini diturunkan. ‘Kan tidak ada lagi biaya tambahan untuk kapal pengangkut,” ujar Arini, salah seorang warga di Tanjung Balai Karimun, Kamis (4/7/2024).

Permintaan warga tersebut sejalan dengan harapan Bupati Karimun, bahwa pengoperasian SPBE bertujuan untuk membantu warga, tidak hanya mengatasi sering tersendatnya pendistribusian, tetapi juga mengurangi margin biaya transportasi.

“Kami berharap ada pengurangan lah, misalnya turun jadi Rp22.000 per tabung,” kata Arif, warga lainnya. (yra)

Baca juga jurnal berita Karimun berikut: Pendistribusian Gas Elpiji 3 Kg Tersendat, Bupati Karimun Rapat Mendadak

Total Views: 610

Pos terkait