Strategi Bupati Karimun bangkitkan sektor UMKM

Strategi Bupati Karimun bangkitkan sektor UMKM. Bupati Karimun Aunur Rafiq memimpin rapat koordinasi sektor UMKM di Kantor Bupati Karimun, Senin (13/7/2020). (foto: yra)
Strategi Bupati Karimun bangkitkan sektor UMKM. Bupati Karimun Aunur Rafiq memimpin rapat koordinasi sektor UMKM di Kantor Bupati Karimun, Senin (13/7/2020). (foto: yra)
Strategi Bupati Karimun bangkitkan sektor UMKM. Bupati Karimun Aunur Rafiq memimpin rapat koordinasi sektor UMKM di Kantor Bupati Karimun, Senin (13/7/2020). (foto: yra)
Strategi Bupati Karimun bangkitkan sektor UMKM. Bupati Karimun Aunur Rafiq memimpin rapat koordinasi sektor UMKM di Kantor Bupati Karimun, Senin (13/7/2020). (foto: yra)

“Jangan sampai nanti terjadi pesawat tukar atau barter dengan kedelai, itu yang kita hindari

Karimun, JurnalTerkini.id – Pelaku Ekonomi yakni pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi perhatian khusus Pemerintah Kabupaten Karimun di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Bacaan Lainnya

Pemerintah Kabupaten Karimun mempersiapkan berbagai kebijakan untuk menyelamatkan perekonomian dengan cara menyeimbangkan ketahanan industri dan pangan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq dalam rapat koordinasi bersama pelaku UMKM, di Kantor Bupati Karimun, Senin (13/7/2020).

Rapat tersebut turut dihadiri pimpinan bank penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang menjadi program prioritas pemerintah seperti BNI, BRI, Bank Riau Kepri dan Bank Mandiri.

Strategi Bupati Karimun bangkitkan sektor UMKM, dalam upaya menyelamatkan ekonomi rakyat.

Menurutnya jika menggantungkan perekonomian hanya pada sektor industri saja akan berisiko bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

“Awalnya kita fokus pada sektor industri, namun kita tidak mau keteteran dengan lemahnya ketahanan pangan.

Jika industri maju dan ketahanan pangan kita lemah, itu akan bahaya, kita tidak akan bisa mandiri,” katanya.

Makanya, kata dia, kita harus menyeimbangkan antara ketahanan industri dan ketahanan pangan.

“Jangan sampai nanti terjadi pesawat tukar atau barter dengan kedelai, itu yang kita hindari,” ujar Aunur Rafiq.

Total Views: 273

Pos terkait