Lebih dari 10.000 penyakit terkait panas tercatat tahun lalu, di mana 10 persennya adalah serangan panas, kata seorang pejabat Saudi kepada AFP minggu ini.
Menurut penelitian di Saudi, ibadah haji, yang merupakan salah satu pertemuan keagamaan terbesar di dunia, semakin terpengaruh oleh perubahan iklim. Penelitian tersebut mencatat bahwa suhu regional meningkat sekitar 0,4 derajat Celsius setiap dekade.
Setelah Arafat, para jemaah akan menuju ke Muzdalifah untuk mengumpulkan kerikil yang akan digunakan untuk rangkaian “melempar jumrah” di Mina pada Minggu. Melempar jumrah merupakan simbol permusuhan manusia dengan setan.
Kerajaan Arab Saudi menerima lebih dari 1,8 juta jamaah haji tahun lalu, sekitar 90 persen di antaranya berasal dari luar negeri.
Saudi juga membuka diri bagi 13,5 juta umat Islam yang datang untuk menunaikan umrah, yang ditargetkan akan mencapai 30 juta pada 2030.
Ibadah pada haji tahun ini berlangsung di bawah bayang-bayang perang Gaza, setelah delapan bulan pertumpahan darah yang merupakan luka terbuka bagi banyak orang di dunia Muslim. [voa]
Jaringan: VOA





