Karimun, JurnalTerkini.id – Kalangan warga di Tanjung Balai Karimun masih kesulitan mendapatkan gas melon atau gas elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram.
Padahal Bupati Karimun Aunur Rafiq sudah meresmikan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Sememal, Pasir Panjang beberapa waktu lalu.
“Saya belum dapat informasi. Nanti akan saya cek, saya akan panggil kepala dinasnya,” kata Bupati Karimun Aunur Rafiq di Coastal Area, Tanjung Balai Karimun, Sabtu (15/6/2024).
Bupati mengatakan segera mengambil langkah-langkah untuk menyelesaikan persoalan pendistribusian gas elpiji 3 kg.
Sebagamana pemberitaan sebelumnya, kalangan warga di Tanjung Balai Karimun mengaku kebingungan mendapatkan gas elpiji menjelang Hari Raya Idul Adha 1445 H.
Baca jurnal berita Karimun berikut: Jelang Idul Adha, Warga di Karimun Bingung Cari Gas Elpiji 3 Kg
“Beberapa pangkalan yang saya datangi mengatakan pasokan gas elpiji bersubsidi habis. Saya bingung mau kemana lagi mendapatkannya,” ujar Andi, seorang warga.
Dia juga mempertanyakan keberadaan SPBE yang peresmiannya oleh Bupati Karimun beberapa waktu lalu.
“Berita yang saya baca, 14 hari setelah peresmian SPBE itu tidak akan ada kelangkaan lagi. Tapi kenyatannya masih saja langka,” kata dia. (jms)
Baca jurnal berita Karimun berikut: SPBE Diresmikan, Bupati: 14 Hari Kedepan Kelangkaan Elpiji Subsidi Tidak Terjadi Lagi






