Evakuasi Warga Terdampak Erupsi Gunung Ruang, BNPB Andalkan Moda Transportasi Laut

TOPSHOT - Erupsi gunung berapi Gunung Ruang terlihat dari pulau Tagulandang di Sitaro, Sulawesi Utara, 30 April 2024. (AFP)
TOPSHOT - Erupsi gunung berapi Gunung Ruang terlihat dari pulau Tagulandang di Sitaro, Sulawesi Utara, 30 April 2024. (AFP)

Moda transportasi laut menjadi andalan utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam memuluskan proses evakuasi ribuan warga di Pulau Tagulandang setelah Gunung Ruang kembali erupsi pada awal minggu ini.

Baca juga jurnal berita berikut: Gunung Ruang Kembali Erupsi, Belasan Ribu Warga Mengungsi

Bacaan Lainnya

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, pada Kamis (2/5/2025) berharap dukungan sarana transportasi laut memungkinkan kegiatan evakuasi warga yang terdampak erupsi Gunung Ruang dapat tuntas dalam tiga hari ke depan. Saat ini moda transportasi laut yang tersedia yaitu KRI Kakap 881, Kapal Bea Cukai 663, Kapal Bima Sena Basarnas, selain itu juga akan tiba KRI Teluk Lampung 540.

Selain kapal milik pemerintah, kapal dari pihak swasta seperti KMP Lohoraung dan KMP Marina Bay turut serta membantu proses evakuasi. Sesuai rencana, keterlibatan kapal milik swasta akan bertambah lagi dengan kehadiran KMP Glory dan KMP Lokong Banua.

“Masih ada 5.719 orang yang harus kita evakuasi, tapi kalau kita laksanakan dengan segala sarana angkut laut yang tersedia, mungkin per hari ini (Kamis.red) sampai besok (Jumat) kita maksimalkan, mudah-mudahan dalam waktu tiga hari ini bisa selesai. Semua masyarakat yang harus diungsikan bisa keluar dari Tagulandang,” kata Letjen TNI Suharyanto dalam Rapat Koordinasi Penanganan Bencana Erupsi Gunungapi Ruang, Kamis (2/5/2024) yang disiarkan di kanal YouTube BNPB.

Pasca kenaikan Level IV Gunung Ruang, warga yang berada dalam radius 7 kilometer dari puncak kawah harus mengungsi ke tempat yang aman.

Total Views: 544

Pos terkait