Aktivitas Vulkanik Gunung Ruang Masih Tinggi
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dalam siaran persnya pada Kamis (2/5/2024), menyatakan aktivitas Gunung Ruang masih tinggi, kegempaan masih didominasi oleh tremor menerus. Terekam 4 kali gempa vulkanik dangkal, 2 kali gempa tektonik lokal, dan 2 kali gempa tektonik jauh.
Meski jumlah kegempaan ini terlihat menurun, tetapi stasiun Pos Pengamatan Gunung Api Ruang terletak 5 kilometer dari kawah aktif, jadi kepekaan tidak sebaik dua stasiun yang berjarak 1,5 kilometer dan 2,7 kilometer yang telah rusak pasca erupsi 17 April dan 30 April 2024.
Kepala PVMBG, Hendra Gunawan mengatakan sangat penting untuk segera memasang kembali alat pemantau kegempaan di kedua stasiun yang rusak tersebut.
“Kita beruntung pasca erupsi yang pertama (pada 17 April) kita langsung taruh peralatan di gunung… oleh karenanya di akhir kami usul untuk dipasang lagi di Gunung Ruangnya, agar sejak awal kita bisa melakukan antisipasinya,” kata Hendra Gunawan dalam rapat koordinasi tersebut.
Berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental, aktivitas vulkanik Gunung Ruang masih tinggi dan ditetapkan pada level IV (AWAS). Asap masih teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan tinggi 500-700 meter di atas puncak.
Potensi bahaya saat ini berupa erupsi yang menghasilkan awal panas, lontaran material pijar, dan paparan abu vulkanik yang bergantung pada arah dan kecepatan angin serta lahar bila hujan deras turun di sekitar Gunung Ruang. [voa]
Jaringan: VOA






