Biden: Militer AS akan Salurkan Makanan ke Gaza Melalui Udara

Warga Palestina antre untuk mendapatkan makanan gratis di Rafah, Jalur Gaza, Jumat, 23 Februari 2024. (Foto: AP)
Warga Palestina antre untuk mendapatkan makanan gratis di Rafah, Jalur Gaza, Jumat, 23 Februari 2024. (Foto: AP)

Israel Awasi Pengiriman Udara

Namun, masih ada pertanyaan tentang efektivitas pengiriman bantuan melalui udara ke Gaza.

Bacaan Lainnya

“Hal tersebut tidak menangani akar permasalahan,” kata pejabat itu sambil menambahkan bahwa pada akhirnya hanya dengan membuka batas daratlah masalah ini dapat ditangani secara serius.

Masalah lainnya, tambah pejabat itu, adalah bahwa AS tidak dapat memastikan bahwa bantuan tersebut tidak sampai ke tangan Hamas, mengingat AS tidak memiliki pasukan di lapangan.

“Para pekerja kemanusiaan selalu mengeluh bahwa pengiriman makanan melalui udara adalah kesempatan untuk mengambil foto yang bagus, tetapi merupakan cara yang buruk untuk mengirimkan bantuan,” kata Richard Gowan, Direktur PBB dari International Crisis Group.

Gowan menyatakan bahwa satu-satunya cara untuk mendapatkan cukup bantuan adalah melalui konvoi bantuan yang akan mengikuti gencatan senjata.

“Dapat dikatakan bahwa situasi di Gaza sekarang sangat buruk sehingga pasokan tambahan apa pun setidaknya akan meringankan beberapa penderitaan. Namun, ini hanya tindakan sementara,” tambah Gowan.

Di bawah tekanan dari dalam dan luar negeri, pejabat AS lainnya mengatakan pemerintahan Biden sedang mempertimbangkan pengiriman bantuan melalui laut dari Siprus, sekitar 210 mil laut di lepas pantai Mediterania Gaza.

Di Gedung Putih, Kirby mengakui bahwa pengiriman bantuan udara ke Gaza “sangat sulit” karena padatnya populasi dan konflik yang sedang berlangsung.

AS selama berbulan-bulan mendesak Israel untuk mengizinkan lebih banyak bantuan ke Gaza, tetapi Israel menentang hal itu.

Kirby mengatakan Israel telah mencoba melakukan pengiriman makanan melalui udara ke Gaza dan mendukung usaha AS dalam melakukan pengiriman bantuan melalui udara.

“Kami mengetahui adanya bantuan kemanusiaan dari udara,” kata seorang pejabat Israel di Washington.

Pejabat tersebut, yang berbicara dengan syarat anonimitas, tidak menjawab pertanyaan apakah AS telah mendapat persetujuan Israel terlebih dahulu mengenai pengiriman makanan melalui udara atau sedang berkoordinasi dengan mereka dalam upaya tersebut.

PBB mengirimkan bantuan ke Gaza utara yang terkepung untuk pertama kalinya dalam lebih dari seminggu pada Jumat, kata Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB. PBB mengirimkan obat-obatan, vaksin, dan bahan bakar ke rumah sakit al-Shifa di Kota Gaza. [voa]

Jaringan: VOA
Editor: M Sarih

Total Views: 522

Pos terkait