Minta Maaf, KPU Sebut Akan Koreksi Salah Konversi C1 di Sirekap

Pejabat Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan rekapitulasi nasional hasil pemilu di kantor KPU di Jakarta, 15 Februari 2924, sehari setelah pemilihan presiden dan legislatif. (BAY ISMOYO / AFP)
Pejabat Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan rekapitulasi nasional hasil pemilu di kantor KPU di Jakarta, 15 Februari 2924, sehari setelah pemilihan presiden dan legislatif. (BAY ISMOYO / AFP)

“Sirekap hanya memberikan informasi bahwa C1 itu bisa dilihat oleh seluruh warga negara. Jika kemudian dalam sistemnya bermasalah, yang penting bisa dilihat adalah C1 planonya dalam sebuah pemungutan dan penghitungan suara yang benar,” tegasnya.

Ditambahkannya, Bawaslu telah mengidentifikasi 13 masalah saat pemungutan suara dan enam masalah ketika penghitungan suara.

Bacaan Lainnya

Sikapi Indikasi Kecurangan, TPN Ganjar-Mahfud Berkomunikasi dengan TPN Anies-Imin

Melihat adanya indikasi kecurangan dalam pemilihan presiden 2024 ini, Wakil Ketua Tim Pemenangan (TPN) Ganjar-Mahfud, Jenderal Andika Perkasa mengatakan pihaknya telah berkomunikasi secara informal dengan Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.

Tim Ganjar-Mahfud menemukan sejumlah ketidaklaziman dalam penghitungan cepat yang sedang terjadi. Hal tersebut diduga karena adanya indikasi kecurangan yang mempengaruhi perolehan suara paslonnya. Hingga kini pihaknya masih terus mengumpulkan laporan tentang hal itu. [voa]

Jaringan: VOA
Editor: M Sarih

Total Views: 724

Pos terkait