Ebisawa, yang menurut jaksa adalah pemimpin sindikat kejahatan internasional yang berbasis di Jepang, termasuk di antara empat orang yang ditangkap pada April 2022 di Manhattan dalam operasi penggerebekan oleh DEA. Dia telah ditahan sementara menunggu persidangan dan termasuk di antara dua terdakwa yang disebut dalam dakwaan pengganti.
Ebisawa didakwa melakukan perdagangan internasional bahan nuklir, konspirasi untuk melakukan kejahatan, dan beberapa tuduhan lainnya. Jaksa Damian Williams mengatakan Ebisawa menyelundupkan materi tersebut dari Myanmar ke negara lain.
“Dia diduga melakukan itu karena yakin bahwa bahan tersebut akan digunakan dalam pengembangan program senjata nuklir, dan plutonium tingkat senjata yang diselundupkannya, jika diproduksi dalam jumlah yang cukup, bisa digunakan untuk tujuan tersebut,” kata Williams dalam rilis berita. “Bahkan ketika ia diduga berusaha menjual bahan-bahan nuklir, Ebisawa juga melakukan negosiasi untuk pembelian senjata mematikan, termasuk rudal permukaan-ke-udara.”
Para terdakwa dijadwalkan akan dihadirkan dalam sidang pada Kamis (22/2), di pengadilan federal di Manhattan. [voa]
Jaringan: VOA





