Dua perairan di Kepri diusulkan jadi area labuh jangkar

0
Rapat koordinasi pembahasan penambahan area labuh jangkar di Kantor Pemprov Kepri, Kamis (9/7/2020). Dua perairan di Kepri diusulkan jadi area labuh jangkar. (foto: riaukepri.com)
Rapat koordinasi pembahasan penambahan area labuh jangkar di Kantor Pemprov Kepri, Kamis (9/7/2020). Dua perairan di Kepri diusulkan jadi area labuh jangkar. (foto: riaukepri.com)

Kami berharap apa yang diputuskan sama dengan realisasinya, baik soal kewenangan pengelolaannya maupun lainnya

Tanjungpinang, JurnalTerkini.id – Dua perairan di Kepri diusulkan jadi area labuh jangkar, sebagai salah satu upaya untuk menggali potensi kemaritiman di provinsi kepulauan.

Dua perairan tersebut yaitu Kabil di Kota Batam dan Tanjung Berakit di Kabupaten Bintan. Usulan ini terungkap dalam rapat koordinasi membahas area labuh jangkar di Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Kamis (9/7/2020).

Rapat koordinasi lanjutan ini dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, TS Arif Fadillah dengan pembicara Deputi Bidang Perhubungan Kementerian Perhubungan Safri Burhanuddin.

Dan hadir pula Dirjen Hubla R Agus H Purnomo dan Staf Ahli Menteri Perhubungan, Marsetio, serta Kepala Dinas Perhubungan Kepri Jamhur.

Pembahasan dalam rapat koordinasi ini berfokus pada upaya untuk mewujudkan kawasan labuh jangkar yang strategis, berdaya saing, memenuhi kebutuhan pengguna dan memberikan kontribusi bagi negara dan daerah.

Kawasan perairan Kabil dan Tanjung Berakit dinilai memenuhi kriteria atau persyaratan yang diatur dalam PM 51 tahun 2015 jo PM 146 tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Pelabuhan Laut.

“Kami berterima kasih dengan perhatian pemerintah pusat yang luar biasa ini. Kami berharap hasil rapat ini berdampak positif bagi Provinsi Kepri,” kata TS Arif Fadillah dikutip dari laman riaukepri.com.

Turut dilibatkan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here