Dinas Pendidikan Karimun kembali buka SMP. Menurut Bakri, dalam penerapan new normal ini sistem belajar di sekolah akan jauh berbeda.
Tiap meja pelajar nantinya akan berjarak kurang lebih 1 meter dari pelajar lainnya. Kemudian jadwal masuk sekolah akan dilakukan secara per shift atau bergantian.
Ia mencontohkan hari pertama masuk Senin, Selasa dan Rabu itu kelas 7. Kemudian hari berikutnya kelas 8 dan 9, dan jumlah siswa per kelas nantinya juga akan dibagi dua.
“Misalnya Kelas 1 SMP itu kan jumlahnya 32 siswa jadi nanti kita bagi dua. 16 siswa pertama itu masuk Senin, 16 siswa yang kedua masuk Selasa, dan begitu seterusnya,” katanya.
“Jadi satu hari tatap muka, satu hari belajar di rumah dengan tugas dari sekolah atau via online,” ungkapnya.
Sementara itu, dalam penerapan protokol kesehatan di sekolah, Bakri mengatakan alat-alatnya akan disediakan oleh pihak sekolah.
“Seluruh sekolah telah sepakat bahwa alat pencegahan Covid-19 itu dari sekolah seperti hand sanitizer, thermogun, disinfeksi dan alat-alat lainnya,” tutup Bakri. (yra)






