Gencar Mengubah Wajah Tanjungpinang, Ini Alasan Gubernur Ansar

Gubernur Kepri Ansar Ahmad (Dok Diskominfo Kepri)
Gubernur Kepri Ansar Ahmad (Dok Diskominfo Kepri)

Di antaranya kawasan Pelantar II yang berpotensi dijadikan sebagai pusat oleh-oleh, termasuk pula Jalan Bintan dan Lorong Bintan.

Gubernur Ansar meyakinkan Pemprov Kepri sangat fokus untuk mengemas kawasan Kota Lama Tanjungpinang secara menyeluruh.

Bacaan Lainnya

“Ini sangat penting karena kawasan Kota Lama sangat menarik,” sebutnya.

Kemudian Pemprov Kepri juga fokus kepada penataan kawasan Gurindam 12.

“Kita bersyukur di tahun 2024 ini, di sebelah Gedung LAM kita mendapat bantuan lebih dari Rp30 miliar untuk pengembangan ekonomi kreatif digital,” sebut Gubernur.

Penataan kawasan Gurindam 12 menjadi fokus, termasuk penataan areal yang akan ditempati oleh pedagang.

Kemudian, lanjut Gubernur Ansar, penataan Pulau Penyengat juga masih menjadi prioritas. Di tahun 2023 saja Pemprov Kepri mendapat bantuan sebesar Rp20 miiliar dari Pemerintah Pusat.

Sebagian besar jalan di Pulau Penyengat rampung dibangun. Tahun depan akan dilanjutkan sebagian jalan, kemudian jalan lingkar, dan Balai Adat.

Gubernur juga sedang mengupayakan pembangunan Monumen Bahasa Nasional. Menteri Bappenas sedang berkomunikasi dengan Bapak Presiden untuk dapat hadir pada ground breaking (peletakan batu pertama) Monumen Bahasa.

“Kita ini sebenarnya punya telur emas dan tinggal ditetaskan saja emasnya,” yakin Gubernur Ansar. (*/am)

Editor: Anton Marulam

Total Views: 596

Pos terkait