Upaya menghentikan perang di Gaza
Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Majelis Ulama Indonesia (MUI) Prof. Dr. Sudarnoto Abdul Hakim mengatakan lembaganya berharap segera ada langkah-langkah dari berbagai pihak untuk menghentikan Perang Gaza.
MUI juga berharap Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) segera menggelar pertemuan untuk membahas bagaimana menghentikan Perang Gaza.
“Kedua belah pihak harus mundur supaya korban tidak berjatuhan dari kedua, terutama korban masyarakat sipil,”ujarnya
Dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Darurat Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Riyadh, Arab Saudi (11/11/2023), Indonesia bersama puluhan negara kembali mendesak penghentian perang di Gaza. Semua pemimpin negara anggota OKI juga menggarisbawahi perlunya melindungi warga sipil dari serangan ataupun penyanderaan.
Sekretaris Jenderal OKI, Hissein Ibrahim Taha, menegaskan solidaritas dan dukungan penuh OKI pada Palestina.
OKI menyerukan Israel untuk segera menghentikan serangan ke Gaza, apapun alasannya. OKI juga mendesak disetujuinya koridor kemanusiaan untuk pengungsian warga sipil dan pengiriman bantuan kemanusiaan secara memadai dan berkelanjutan.
Dia menolak setiap upaya pemindahan paksa warga Palestina dari Gaza dan Tepi Barat. Apapun alasannya, warga Gaza dan Tepi Barat tidak boleh digusur atau dipindah paksa.
Merujuk pada keputusan OKI, Hissein juga mengingatkan kembali urgensi solusi dua negara dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina kelak, sesuai konsensus dan aturan internasional. [voa]
Jaringan: VOA
Editor: Anton Marulam






