Sani akhirnya dipulangkan, saat tiba di Bandara Hang Nadim Batam bersama perwakilan Kementerian Sosial. Ia dijemput oleh Lurah Baran Barat dan Bhabinkamtibmas Baran Barat.
Sani kemudian langsung diberangkatkan ke Karimun, setibanya di rumah sekitar pukul 17.00 Wib. Ia disambut Rosnah dan seorang saudara perempuannya yang tak kuasa menahan air matanya.
“Mok kenal (saya) tak Mok?” ujar Rosnah bertanya kepada Sani.
“Kenal, ya kenal,” kata Sani.
Rosnah (46) mengaku masih tidak percaya Sani kembali ke pangkuan keluarga. Ia menyebut pernah meminta anak kandungnya untuk mencari Sani di Jakarta. Hanya saja, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
“Saya selalu berdoa sama Allah, jika abang saya masih hidup semoga dipertemukan. Saya juga pernah berdoa jika ia meninggal tolong hapuskan dosanya,” kata Rosnah yang dijumpai di rumahnya.






