Syarwan Hamid Hadiri Maulid Nabi Karimun

“Mari kita teladani sifat Rasulullah. Sehingga kita dapat mengisi pembangunan sesuai dengan sifat Rasululllah dan hidup berdampingan dengan berbagai suku maupun agama secara damai.”

Karimun (Jurnal) – Dewan Pimpinan Daerah Laskar Melayu Bersatu (DPD-LMB) Kabupaten Karimun menggelar tabligh akbar memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1435 H di  Telaga Tujuh, Tanjung Balai Karimun dengan dihadiri Ketua DPP LMB, Datuk Panglima Besar Letjen TNI (Purn) H Syarwan Hamid, Selasa (14/1).

Turut hadir dalam acara itu Ketua LAM Provinsi Kepri Nyat Kadir, Wakil Bupati Karimun, Aunur Rafiq dengan penceramah Ustadz Abdul Rahim .

Ketua DPW LMB Provinsi Kepri sekaligus panitia pelaksana Datuk Panglima Azman Zainal mengatakan, “Saya di sini mewakili DPD LBM Karimun ingin menyampaikan, alangkah baiknya jika pemerintah tetap melirik kesejahteraan masyarakat. Dimulai dari yang kecil, seperti infrastruktur yang masih belum memadai. Terutama kepentingan masyarakat kecil harus diutamakan dalam pembangunan, sehingga berdampak langsung kepada masyarakat itu sendiri,” papar Azman Zainal.

Lebih Lanjut Azman mengatakan, selain itu dirinya mengimbau masyarakat agar tetap memelihara kondisi yang sudah kondusif menjelang Pemilihan Umum 2014 pada bulan April mendatang. Terutama masyarakat Melayu agar tetap bersatu untuk memajukan Karimun, tanpa ada rasa persatuan, semua cita-cita Karimun tidak akan tercapai.

“Jadi, dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1435 H, mari kita teladani sifat Rasulullah. Sehingga kita dapat mengisi pembangunan sesuai dengan sifat Rasululllah dan hidup berdampingan dengan berbagai suku maupun agama secara damai,” tuturnya.

Wakil Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengungkapkan apa yang dilakukan LMB Karimun selama ini, agar dapat dijadikan contoh bagi masyarakat Karimun. Dimana LMB ini tidak memandang suku, melainkan dapat menyatukan berbagai adat istiadat yang ada di Indonesia. Sehingga, dapat hidup berdampingan.

Karimun ini kan milik kita bersama, jadi apapun harus kita lakukan dan saling mendukung satu sama lain.  Dalam pembangunan memang pemerintah tetap berupaya terus untuk memberikan yang terbaik, dan tetap memerhatikan masyarakat kecil, namun itukan butuh proses, intinya butuh bantuan dari semua pihak, dan akan tetap kita realisasikan,” ungkapnya.

Ketua DPP LMB, Datuk Panglima Besar Letjen TNI (Purn) H Syarwan Hamid, mengatakan jika masyarakat melayu jangan dengan sifat lembut jika berada di posisi yang sulit. Seperti hanya meminta hak untuk pembangunan, maka harus dilakukan secara bijak, tegas dan lugas. Pasalnya jika memang masih dilakukan dengan sifat yang lembut, maka banyak dari pejabat-pejabat yang tidak menggubris, bahkan tidak memerhatikan sama sekali.

Untuk itu saya berharap Riau daratan dan Riau Kepulauan (Riau-Kepri) akan tetap terjaga persatuannya, karena, tanah  melayu ini  adalah  tanah kita bersama, buka persuku. Marilah sama-sama kita tingkatkan daya saing, baik dari pendapatan daerah, pendidikan anak daerah, serta kebijakan, agar Melayu ini tetap dikenal sebegai suku yang beradat, tegas dan lugas. Jika tidak seperti itu, kita akan dijajah, dan tak dihargai,” tutur Syarwan   

Selesai pemberian kata sambutan acara dilanjutkan dengan tausiah yang dilakukan oleh ustad Abdul Rahim. (edy)

Total Views: 292

Pos terkait