Karimun, JurnalTerkini.id – Bupati Karimun Aunur Rafiq menyebutkan bahwa pada 30 Agustus, Presiden dijadwalkan menghadiri GTRA Summit 2023 di Karimun, dengan pusat kegiatan di Coastal Area, Tanjung Balai Karimun.
“Insya Allah, bapak Presiden hadir pada tanggal 30 Agustus 2023,” kata Aunur Rafiq ketika memimpin rapat persiapan acara Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Summit 2023 di Kantor Bupati, Rabu (9/8/2023).
Bupati mengatakan, rapat tersebut bertujuan untuk memantapkan persiapan jelang kedatangan presiden dan 38 gubernur se-Indonesia yang akan mengikuti GTRA Summit 2023.
Rapat tersebut dihadiri Sekda Muhd Firmansyah dan seluruh instansi dan dinas terkait. Dalam kesempatan itu, bupati meminta kepada panitia juga mengundang para tokoh masyarakat sehingga agenda nasional itu makin ramai dan semarak.
Presiden Joko Widodo (Jokowi), kata bupati, dalam kesempatan itu juga berencana akan mengunjungi PT Saipem Indonesia Karimun Yard (SIKB), perusahaan fabrikasi anjungan minyak lepas pantai asal Italia yang beroperasi di Desa Pangke yang merupakan kawasan perdagangan bebas (FTZ).
Presiden akan memberikan apresiasi dan penghargaan terkait keselamatan atau ‘safety’ pekerja yang diterapkan SIKB.
Baca jurnal berita Karimun lainnya: GTRA Summit, Bupati Sebut Tiga Hal akan Dibisikkan kepada Presiden
Untuk itu, bupati meminta agar pengamanan diperketat demi kelancaran kunjungan Presiden di Bumi Berazam.
GTRA merupakan forum nasional GTRA Summit merupakan pertemuan puncak dari rangkaian pembahasan lintas sektor untuk menyelesaikan berbagai konflik dan permasalahan pertanahan.
Forum tersebut dibentuk oleh Peraturan Presiden No. 86 Tahun 2018 tentang Reforma Agraria, dengan tanggung jawab menuntaskan hambatan pelaksanaan Program Strategis Nasional Reforma Agraria.
Wakil Menteri Agraria/Kepala BPN Raja Juli Antoni pada Februari lalu telah meninjau lokasi yang akan dijadikan sebagai tempat pelaksanaan GTRA Summit 2023.
GTRA Summit 2023 digelar di Karimun dengan beberapa rangkaian kegiatan mulai 29 sampai 31 Agustus 2023. (jms)
Jurnalis: Jansen M Silalahi
Editor: Anton Marulam





