Karimun, JurnalTerkini.id – Bupati Karimun Aunur Rafiq bersama OPD dan instansi terkait kembali menggelar rapat persiapan jelang kegiatan GTRA (Gugus Tugas Reforma Agraria) Summit 2023 di Kantor Bupati Karimun, Senin (3/7/2023).
Dalam rapat tersebut, Bupati Aunur Rafiq menyebutkan momentum GTRA akan dimanfaatkan untuk menyampaikan beberapa persoalan pembangunan yang membutuhkan kebijakan dari pemerintah pusat.
Setidaknya ada tiga hal yang akan dibisikkan kepada Presiden Joko Widodo, yakni kelanjutan pengembangan Bandara Raja Haji Abdullah (RHA), pengembangan pelabuhan, dan pemberlakuan kawasan perdagangan bebas atau FTZ (free trade zone) menyeluruh.
“Yang pertama yang akan kita dorong adalah soal bandara. Kemudian soal FTZ menyeluruh, pelabuhan dan pelabuhan perikanan. Ini akan kita sampaikan kepada Presiden ketika menghadiri GTRA Summit ini,” kata Bupati.
Baca Jurnal Berita Karimun lainnya: Rangkaian Kunjungan Presiden di Karimun akan Diisi Pesta Durian
Bupati mengatakan bahwa Karimun sangat siap menjadi tuan rumah GTRA Summit yang rencana digelar pada September mendatang.
Dia membandingkan dengan Wakatobi yang menjadi tuan rumah GTRA Summit tahun lalu, maka Karimun lebih siap dalam hal infrastruktur pendukung kegiatan.
“Pelabuhan kita ada, bandara ada, hotel juga siap, space area untuk mengumpulkan ribuan orang kita punya Coastal Area,” tuturnya.
Rapat persiapan yang digelar hari ini, menurut dia, membahas beberapa aspek mengenai teknis sertifikasi lahan pesisir dan kawasan pemukiman masuk hutan.
“Ada sekitar 3.000 hektare kawasan pemukiman yang masuk kawasan hutan. Isu ini yang akan kita sampaikan di samping isu-isu lain menyangkut pertanahan,” terangnya dalam rapat persiapan GTRA Summit, bupati sebut ada tiga hal yang akan dibisikkan kepada presiden. (jms)
Jurnalis: Jansen M Silalahi
Editor: Putri Permata Sari
Baca juga Jurnal Berita Karimun berikut: Persiapan Kunjungan Presiden ke Karimun, Tim Kementerian ATR/BPN Survei Lokasi Kegiatan





