Kedatangan WNI dari Malaysia ke Karimun menurun

Soal lockdown di Karimun, ini tanggapan netizen. Ilustras: Tim Gugus Tugas COVID-19 Kecamatan Karimun mendata penumpang di Pelabuhan Domestik dan Internasional Tanjung Balai Karimun beberapa waktu lalu. (foto: rdi)
Soal lockdown di Karimun, ini tanggapan netizen. Ilustras: Tim Gugus Tugas COVID-19 Kecamatan Karimun mendata penumpang di Pelabuhan Domestik dan Internasional Tanjung Balai Karimun beberapa waktu lalu. (foto: rdi)
Jelang lebaran, kedatangan WNI dari Malaysia ke Karimun menurun. Ilustrasi: Tim Gugus Tugas COVID-19 Kecamatan Karimun mendata penumpang di Pelabuhan Domestik dan Internasional Tanjung Balai Karimun.
Jelang Lebaran, kedatangan WNI dari Malaysia ke Karimun justru menurun. Ilustrasi: Tim Gugus Tugas COVID-19 Kecamatan Karimun mendata penumpang di Pelabuhan Domestik dan Internasional Tanjung Balai Karimun.

Untuk di pertengahan Mei ini atau jelang Lebaran, kedatangan WNI dari Malaysia justru turun, yaitu sebanyak 261 orang saja

Karimun, JurnalTerkini.id – Hingga 19 Mei 2020, atau jelang Lebaran 1441 H, kedatangan WNI dari Malaysia ke Karimun menurun di tengah meluasnya pandemi COVID-19 atau virus corona.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data yang dirilis oleh Pemerintah Kabupaten Karimun, data kunjungan WNI sejak Maret 2020 hingga 19 Mei 2020 tercatat sebanyak 17.751 jiwa.

Dari belasan ribu jiwa itu, setiap bulannya mengalami penurunan. Pada Maret lalu terdapat 15.705 jiwa yang datang ke Karimun, sedangkan pada April terdapat 1.785 jiwa.

“Untuk di pertengahan Mei ini atau jelang Lebaran, kedatangan WNI dari Malaysia justru turun, yaitu sebanyak 261 orang saja,” kata Kabag Humas Pemkab Karimun, Didi Irawan, dalam rilisnya Rabu (20/5/2020).

Banyaknya pengunjung pada Maret dikarenakan pada saat itu, Karimun menjadi salah satu daerah transit WNI dari berbagai daerah yang hendak pulang ke kampung halaman, seperti warga Selatpanjang, Pulau Jawa, serta daerah Riau daratan.

Hal itu lantaran membludaknya WNI yang hendak pulang ke tanah air di masa pandemi sehingga mereka yang berada di Malaysia kesulitan untuk mendapatkan makanan. Jadi mereka memilih untuk pulang ke tanah air. (pps)

Total Views: 120

Pos terkait