Karimun (Jurnal) – Bupati Karimun, Provinsi Kepulauan Riau Nurdin Basirun meresmikan Gerai Usaha Kecil Menengah (UKM) Karimun yang diadakan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi di ruang tunggu pelabuhan domestik Tanjung Balai Karimun, Senin (2/12).
Bupati Nurdin Basirun dalam peresmian itu didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Karimun, Hj Noorlizah Nurdin, Ketua DPRD Raja Bakhtiar, Kepala Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Barlet Silalahi, Wakapolres Karimun Kompol Hari Purnomo, Sekda TS Arif Fadillah dan unsur FKPD.
Kadiskop, UKM dan Perindag Karimun Muhammad Hasbi menyampaikan, produk yang dijual di gerai itu adalah hasil kerajinan tangan masyarakat terutama ibu-ibu yang sangat mendukung kemajuan Kabupaten Karimun yang terdiri dari para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).
Harga produk makanan digerai khas Karimun ini bisa terjangkau semua lapisan masyarakat, seperti kerupuk ikan, kerupuk udang super, kerupuk atom, kemplang 999, kue bangkit, pisang sale, keripik singkong, dodol rumput laut dan bilis gulung.
“Peresmian gerai UKM di terminal pelabuhan domestik ini sangat tepat dan memang disengaja untuk memperkenalkan dan mempromosikan produk khas Karimun kepada masyarakat baik di Karimun maupun dari luar, tidak menutup kemungkinan para penumpang kapal membelinya untuk oleh-oleh,” ujar Hasbi.
Hasbi mengatakan, para pelaku UKM agar mencari tempat-tempat strategis untuk membuka gerai-gerai UKM biar lebih dikenal, yang mana nantinya pihaknya akan menunjuk satu UKM sebagai pengelola agar lebih tertata dengan rapi.
“Untuk 2014, Diskop, UKM dan Perindag akan mencari terobosan agar produk khas Karimun lebih terkenal baik dalam maupun luar negeri, serta akan mendistribusikan beberapa produk untuk dipajang di berbagai supermarket/swalayan di beberapa kabupaten/kota di Provinsi Kepri, salah satunya Batam,” tuturnya.
Bupati Nurdin Basirun menyambut baik hadirnya Gerai UKM Karimun di terminal pelabuhan domestik karena paling strategis dan efisien untuk memperkenalkan produk-produk buatan tangan masyarakat karimun.
Nurdin mengatakan, pendistribusian produk UKM saat ini masih minim atau rendah. Dengan adanya gagasan Diskop, UKM, dan Perindag di tahun 2014, diharapkan seluruh produk UKM khas Karimun bisa lebih dipromosikan lagi. “Sebab dari Pemkab Karimun akan selalu turut membantu,” ungkap Nurdin. (edy)





