Analis keamanan berbasis di Singapura, Ian Storey mengatakan keputusan Tiongkok untuk menghindari Austin bukan pertanda baik. “Pada waktu ketegangan AS-Tiongkok meningkat, penolakan Jenderal Li untuk bertemu mitranya dari Amerika akan semakin menggelisahkan kawasan,” kata Storey.
Austin dan Li akan berada di Singapura untuk menghadiri acara tahunan Dialog Shangri-la yang dibuka hari Jumat. Ini adalah pertemuan informal para pejabat dan analis pertahanan yang juga menjadi ajang serangkaian pertemuan sampingan. Keduanya diperkirakan akan mengadakan pertemuan bilateral dengan para mitra mereka dari seluruh kawasan.
Para pejabat Tiongkok belum menjelaskan tentang penolakan Li, tetapi beberapa analis keamanan mengatakan alasannya mungkin kekesalan Beijing pada sanksi-sanksi AS terhadap Li.
Li, yang menurut para pakar keamanan adalah veteran upaya memodernisasi Tentara Pembebasan China, telah dikenai sanksi-sanksi AS sejak 2018 terkait pembelian pesawat dan peralatan tempur dari pengekspor senjata utama Rusia, Rosoboronexport.
Li adalah anggota Komisi Militer Sentral, badan pertahanan tertinggi Tiongkok yang dipimpin oleh Presiden Xi Jinping. [voa]
Jaringan: VOA
Editor: Anton Marulam





