Karimun,JurnalTerkini.id – Andri Martis, seorang atlet disabilitas asal Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau berhasil meraih medali emas dalam ajang Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI di Papua tahun 2021 lalu.
Peparnas diketahui merupakan ajang olahraga tingkat nasional bagi penyandang disabilitas yang pelaksanaannya sama seperti Pekan Olahraga Nasional (PON).
Namun, keberhasilan meraih medali emas di tingkat nasional itu seakan menjadi hal yang kurang mengenakan bagi Andri Martias.
Hal ini lantaran bonus medali emas pada cabang olahraga renang yang diraihnya, hingga saat ini belum kunjung dicairkan.
Sudah dua tahun, Andri yang diketahui memiliki keterbatasan pada dua tangannya terus menunggu bonus atas raihan medali emas yang dijanjikan oleh Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad saat melepas para atlet untuk mengikuti ajang tersebut.
“Sudah dua tahun, apakah medali emas yang saya dapatkan ini tidak berarti apa-apa?,” kata Andri kepada JurnalTerkini.id, Jumat (26/5/2023).
Andri mengaku kecewa melihat bonus bagi para atlet yang meraih medali pada PON tahun 2021 telah dicairkan.
Padahal, kata dia, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menyampaikan bahwa bagi atlet yang meraih prestasi akan mendapatkan bonus.
“Para atlet PON sudah diberikan, tapi kami sampai hari ini belum mendapatkannya,” kata Andri.






