Andri menceritakan bahwa kekecewaannya tersebut lantaran ia merasa usahanya yang sudah berlatih dengan keterbatasan fisiknya, seakan tidak dihargai oleh pemerintah.
Sebelum berangkat ke Peparnas, ia mengaku sangat berambisi untuk mengharumkan nama Provinsi Kepulauan Riau dan orang tuanya di cabang olahraga renang.
“Saya hanya anak daerah yang punya mimpi besar, semoga janji tersebut bisa ditepati sebagai bentuk apresiasi telah meraih prestasi untuk Provinsi Kepulauan Riau,” ucap Andri.
Andri diketahui sebelumnya telah mendapatkan apresiasi dari Bupati Karimun Aunur Rafiq berupa bonus senilai Rp25 juta pada 23 Juni 2022. (yra)
Editor: Putri Permata Sari





